1.Pendahuluan – Song Leader dalam Ibadah Mempunyai Peranan Penting
Dalam suatu ibadah diperlukan beberapa peran untuk membawa jemaat untuk masuk ke dalam hadirat Allah. Selain Penyampaian Firman Allah didalam suatu ibadah ada satu bagian lagi yang berperan penting yaitu Pujian dan Penyembahan.
Dalam pujian dan Penyembahan perlu adanya seorang yang memimpin pujian dan penyembahan yang sekarang ini disebut sebagai pemimpin pujian atau song leader. Dalam tulisan ini akan lebih difokuskan bagaimana menjadi seorang Song Leader yang baik yang bisa membawa penyembahan menjadi suatu totalisme sikap hati yang benar dari dirinya dan orang-orang yang akan dipimpin masuk kedalam hadirat Tuhan. Antara memberikan pujian dan penyembahan dengan mendengarkan Firman Allah mempunyai bagian yang sama penting. Dalam beberapa bagian Alkitab kita diberikan beberapa contoh bahwa Bangsa Israel dikuduskan kemudian melalui imam yang telah ditunjuk memberikan korban kemudian baru Allah berbicara kepada Bangsa Israel. Bagian dikuduskan dan memberikan korban itulah yang sekarang diadopsi dalam bentuk pujian dan penyembahan yaitu waktu untuk mempersiapkan diri bertemu dengan Allah.
Oleh karena itu pujian dan penyembahan menjadi faktor yang sama penting untuk jemaat dalam satu rangkaian ibadah. Kemudian dalam pujian penyembahan biasanya dibawakan oleh 1 team pujian penyembahan yang terdiri dari Song Leader, Singer dan Team Musik.
Peranan Song Leader menjadi sangat penting karena Song leader menjadi kunci dari team pujian penyembahan hal ini dikarenakan Song Leader langsung berhadapan dengan jemaat, song leader diharapkan bisa membawa dan memotivasi jemaat untuk masuk dalam pujian dan penyembahan.
2.Isi – Persiapan untuk menentukan hasil dari sebuah Pelayanan Pujian Penyembahan.
Untuk persiapan ada 3 hal yang perlu dipersiapkan, seperti yang diketahui bahwa manusia terdiri dari 3 bagian yaitu tubuh,jiwa dan roh.[1] Maka untuk menjadi seorang song Leader kita harus mempersiapkan tubuh jiwa dan roh kita sebagai dasar persiapan yang utama dalam pelayanan kita.
a.Persiapan Tubuh
Sebelum menjadi seorang song leader perlu diingat juga bahwa sebagai manusia kita mempunyai keterbatasan masalah fisik, jadi untuk persiapan ini yang perlu dilakukan adalah :
ØJangan minum es à Karena ini seringkali membuat kualitas suara kita menurun
ØIstirahat yang cukup à jgn begadang dan melakukan hal-hal yang membuat badan terforsir karena hal ini akan mempunyai pengaruh terhadap badan kita.
ØUsahakan Makan sebelum maju pelayanan à Perlu diingat menyanyi itu membutuhkan tenaga yang cukup banyak, jadi makan untuk memberi tenaga buat badan kita itu sangat diperlukan. Jangan sampai justru pelayanan kita tidak memberkati orang lain karena kita memimpin pujian dalam keadaan lapar sehingga kita tidak bersemangat(Jangan terlalu asyik doa sampai lupa makan)
ØBawalah persediaan air putih yang cukup baik ketika latihan ataupun ketika sudah melayani untuk menjaga kondisi tenggorokan kita.
b.Persiapan Jiwa
Jiwa ini lebih mengarah pada masalah emosional atau temperamen seseorang, banyak orang bilang mood. Untuk persiapan bagian ini tiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda tetapi yang penting usahakan untuk sesedikit mungkin menyinggung hal-hal yang bagi anda cukup sensitif terhadap perasaan anda, ketika anda akan pelayanan, dan masing-masing pribadi mempunyai masalah yang berbeda-beda dalam hal ini.
c.Persiapan Roh
Lebih dari dua persiapan diatas menurut saya bagian ini adalah bagian persiapan yang paling penting sehingga bagian ini tidak boleh diabaikan sama sekali. Prinsip dari setiap pelayanan apapun juga, Pelayanan tersebut kita lakukan karena kita mengasihi Tuhan dan ingin menyenangkan hatiNya dengan taat dan setia. Hal-hal yang menjadi referensi untuk bagian ini adalah (anda boleh menambahkan point-point penting lainnya) :
ØMengisi bejana pengurapan kita
Maksudnya adalah sebelum melayani orang lain, persiapkan diri anda dengan datang kepada Tuhan untuk mengasihi Dia dan meminta tuntunanNya tentang apa yang harus dilakukan.[2]
Lalu wujud konkretnya apa? BERDOA. Dengan berdoa anda tidak hanya sedang menyenangkan hati Allah saja tetapi juga memberkati diri anda karena Doa adalah kunci penting dalam pelayanan. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah fokus dalam berdoa, karena kita tidak sedang dalam tujuan untuk diri kita tetapi untuk pelayanan maka minta Roh Kudus untuk menunjukkan hal-hal apa yang harus dipersiapkan dalam doa kita. Tetapi saya secara umum membaginya sebagai berikut:
1.Kesiapan hati seluruh team pujian dan penyembahan
2.Kesiapan jemaat untuk masuk dalam pujian dan penyembahan.
3.Lagu – lagu yang telah dipilih doakan agar memberkati setiap orang-orang yang mengikuti pujian penyembahan
Rahasia mencapai hadirat Allah melalui kerendahan hati
1.Pendahuluan
Orang Kristen adalah orang yang sangat identik dengan menyanyi. Dalam segala sesuatu semenjak kita sekolah minggu sampai dengan saat kita menjadi dewasa kita selalu melakukannya dalam segala aktifitas ibadah kita.
Yang membedakan orang Kristen dengan orang India hanyalah pohon saja sebab dalam segala sesuatu kita selalu menyanyi entah itu senang, susah, dalam pemakamam, pernikahan.
Kita merasa tidak menjadi orang kristen yang gaul kalau tidak tahu lagu – lagu rohani terbaru.
Jadi secara sadar atau tidak kita sebenarnya memahami bahwa kita memang umat yang sangat mementingkan pujian dan penyembahan sebagai ungkapan hati kita kepada Tuhan.
2.Apakah Pujian dan Penyembahan itu ?
Sikap hati manusia untuk merendahkan diri dan meninggikan Allah dengan segenap hati melalui puji – pujian (Lagu Rohani) sehingga Allah berkenan dan bertahta atas puji – pujian tersebut ( Kehadiran Allah / Hadirat Tuhan )
2 Tawarikh 5 : 11 – 14 à Ketika akan datang kepada Tuhan, bangsa Israel mengkhususkan umat Lewi, dan orang Lewi menguduskan diri. Mereka mempersiapkan diri dengan baik (tidak sembarangan), karena mereka sadar bahwa Allah adalah luar biasa dan layak menerima kemuliaan.
2 Tawarikh 5:11 – 14 (Bahasa Sehari-hari) Semua imam yang ada di situ, dari semua kelompok, telah mempersiapkan diri untuk upacara itu. Semua penyanyi dan pemain musik dalam suku Lewi, yaitu Asaf, Heman, Yedutun dan seluruh anggota kaum mereka, memakai pakaian dari kain lenan. Orang-orang Lewi itu berdiri di sebelah timur mezbah dengan memegang simbal dan kecapi. Bersama mereka ada 120 orang imam yang meniup trompet. Nyanyian para biduan berpadu dengan iringan musik trompet, simbal dan alat musik lain. Inilah kata-kata pujian yang mereka nyanyikan untuk TUHAN: "Pujilah TUHAN, sebab Ia baik. Kasih-Nya kekal abadi." Pada waktu para imam keluar dari Rumah TUHAN itu, tiba-tiba Rumah itu penuh dengan cahaya kehadiran TUHAN, sehingga mereka tidak dapat meneruskan upacara ibadah.
Mazmur 22 : 4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.
Bersemayam berarti hadir,
King James Version : But thou art holy, O thou that inhabitest the praises of Israel.
Inhabitest berarti Tinggal atau menghuni.
Tujuan dari pujian dan penyembahan adalah kehadiran Allah (Pribadi Allah).
Matius 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
Secara sadar atau tidak yang selalu dicari oleh manusia adalah kehadiran Allah, mengapa? Alkitab mencatat ketika Allah Hadir maka banyak hal yang baik, bahkan luar biasa akan terjadi dalam hidup umatNya.
Contoh :
Paulus dan Silas, belenggu mereka dilepaskan bahkan mereka mempertobatkan kepala penjara (Kisah 16 : 16 – 34)
Yosua dan umat Israel, Runtuhnya tembok Yerikho (Yosua 6 : 1 – 27)
Pujian penyembahan bisa mengubahkan pribadi – pribadi yang ada didalamnya. Saya pernah jadi Worship Leader dan setelah memimpin pujian ada seseorang datang dan mengucapkan terima kasih karena beban – bebannya dilepaskan ketika saya dan seluruh jemaat yang ada ditempat itu menyembah Tuhan dengan segenap hati.
Jeffry S. Tjandra, seorang worship Leader yang terkenal sekarang pernah melayani di sebuah retreat dan ada yang kerasukan tetapi ketika pujian penyembahan dinaikkan ada kelepasan yang terjadi.
3.Mengapa kita harus Memuji dan menyembah Tuhan ?[1]
a)Kita diciptakan untuk memuji Tuhan
Yesaya 43:21 umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku
b)Kita diperintahkan untuk memuji Tuhan
Mazmur 150:6 Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!
c)Karena Allah Telah menyelamatkan kita
1 Tawarikh 16 : 35Dan katakanlah: "Selamatkanlah kami, ya TUHAN Allah, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu."
d)Karena belas kasihannya kekal
Mazmur 106:1. Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
e)Karena kelepasan yang dilakukanNya
Yesaya 20:13 Menyanyilah untuk TUHAN, pujilah TUHAN! Sebab ia telah melepaskan nyawa orang miskin dari tangan orang-orang yang berbuat jahat.
f)Untuk mencari Tuhan
Mazmur 22:27 - 28 Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya! Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya.
g)Allah bertakhta atas pujian
Mazmur 22:4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.
h)Bermegah di dalam Tuhan
Mazmur 44 : 9 Karena Allah kami bermegah sepanjang hari dan memuji namaMu selama – lamanya. (Terjemahan bahasa Inggris)
i)Memuliakan Tuhan
Mazmur 50 : 23 (Amp) Siapa yang mempersembahkan koraban pujian dan ucapan syukur menghormati dan memuliakan aku.
j)Adalah baik memuji – muji Tuhan
Mazmur 147:1. Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu.
k)Karena Kasih SetiaNya
Mazmur 138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
l)Karena Ia memuaskan kita
Yoel 2:26 Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.
m)Untuk memberitakan keperkasaanNya
Mazmur 150:2 Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!
n)Karena keindahan ciptaanNya
Mazmur 139 : 14 (Amp) Aku akan mengakui Engkau karena Engkau dahsyat dan ajaib dan karena kejadianku dahsyat dan ajaib! Ajaib apa yang kau buat jiwaku benar – benar menyadarinya.
o)Allah Layak untuk dipuji
Mazmur 18 : 3 Aku akan berseru kepada Tuhan karena Ia layak dipuji. (terjemahan bahasa Inggris)
p)Karena namaNya indah
Mazmur 148:13 Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.
q)Mengalahkan Roh jahat
I Samuel 16:14. Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN.
I Samuel 16:23 Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya
r)Karena Allah itu Kudus
Mazmur 99 : 3 , 5 (Amp.) biarlah mereka mengakui dan memuji – muji namaMu yang besar, dahsyat, dan membangkitkan rasa hormat! NamaMu kudus dan kuduslah Ia! Tinggikanlah Tuhan, Allah kita dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kakiNya! Kuduslah Ia.
s)Pujian penyembahan mempunyai kuasa untuk mengubah keadaan yang terburuk menjadi kemenangan – kemenangan bagi Tuhan
Mazmur 59:17 – 18 Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku. Ya kekuatanku, bagi-Mu aku mau bermazmur; sebab Allah adalah kota bentengku, Allahku dengan kasih setia-Nya.
t)Karena memuji dan menyembah Allah akan jadi bagian hidup kita kelak di surga
Yesaya 66 : 20 - 23
66:20 Mereka itu akan membawa semua saudaramu dari antara segala bangsa sebagai korban untuk TUHAN di atas kuda dan kereta dan di atas usungan, di atas bagal dan unta betina yang cepat, ke atas gunung-Ku yang kudus, ke Yerusalem, firman TUHAN, sama seperti orang Israel membawa korban dalam wadah yang tahir ke dalam rumah TUHAN.
66:21 Juga dari antara mereka akan Kuambil imam-imam dan orang-orang Lewi, firman TUHAN.
66:22 Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap.
66:23 Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN.
4.Bagaimana kita harus Memuji dan menyembah Tuhan ?[2]
Aspek Pujian
a)P : Proklaim
Proklaim bukan sekedar menyatakan tetapi pernyataan yang mengandung dampak.
Sukarno – Hatta sebagai Proklamator, hasil pernyataan mereka mempunyai dampak atas kemerdekaan Indonesia.
b)R : Rejoice
Saat memuji kita diperintahkan untuk bersukacita, karena hati yang gembira adalah obat yang manjur.
c)A : Applause
Tepuk tangan, salah satu cara paling mudah untuk mengungkapkan kekaguman dan kehormatan kita kepada Tuhan melalui pujian.
d)I : Intimacy
Hanya orang yang dekat dengan Tuhan yang akan bisa melakukan pujian dan penyembahan.
2 Macam Keintiman :
1. Orang Tua dan Anaknya : Unbreakble Intimacy
2. Suami dan Istri.
Suami istri bisa menjadi mantan suami atau mantan istri, tetapi tidak pernah ada mantan anak itulah unbreakable intimacy.
e)S : Shout
Bersorak lebih dari sekedar bertepuk tangan, tetapi dengan segenap hati dan kekuatan meninggikan Allah dengan sorak – sorai.
Bandingkan dengan kegembiraan yang meluap dengan penonton sepak bola piala dunia saat jagoannya menjadi pemenang.
f)E : Expression
Keluar dari hati dan tiap orang memiliki penafsiran yang sangat pribadi tentang ekspresi.
Aspek Penyembahan
a)W : Wait Upon The Lord
Menantikan Allah, artinya tidak mengatur Allah sesuai dengan waktu kita. Sebab ada masa dimana kita bisa langsung mendekat dengan Allah saat penyembahan tetapi juga ada waktunya kita rasanya susah, yang terpenting adalah keputusan kita untuk menyembah.
b)O : Offer Our Live to Him
Berikan hidup kita kepada Tuhan, sebab hidup yang kita miliki bukan milik kita lagi tetapi sudah dimiliki oleh Tuhan semenjak karya penebusanNya atas kita.
c)R : Rest in His Presence
Mengistirahatkan jiwa kita, suatu masa dimana kita menjadi tenang dalam penyembahan. Dengan damai sejahtera yang kita dapat itu akan menguatkan kembali hidup kita.
d)S : Sing a New Song
Bermazmur, menaikkan lagu – lagu baru dari diri kita sebagai ungkapan kasih yang spontan kepada Allah.
e)H : Humble
Kerendahan hati, karena Allah suka dengan orang – orang yang rendah hati. Daud sangat dikasihi Tuhan karena kerendahan hatinya yang mau menanggalkan harga dirinya sebagai seorang raja untuk memuliakan Tuhan.
f)I : Intimacy
g)P : Pleassing Him
Penyembahan hendaklah menjadi suatu kerinduan untuk menyenangkan hati Tuhan.
[1] Seni meyembah, Selvaraj Sadhu Sundhar, Nafiri Gabriel, Jakartam Oktober 1996
[2] “Seminar Pujian dan Penyembahan”, Jeffri S Tjandra, GKJ Sawokembar, 16 oktober 2003