Wednesday, July 9, 2008

Pujian dan Peyembahan

Pujian dan Peyembahan

Rahasia mencapai hadirat Allah melalui kerendahan hati

1. Pendahuluan

* Orang Kristen adalah orang yang sangat identik dengan menyanyi. Dalam segala sesuatu semenjak kita sekolah minggu sampai dengan saat kita menjadi dewasa kita selalu melakukannya dalam segala aktifitas ibadah kita.

* Yang membedakan orang Kristen dengan orang India hanyalah pohon saja sebab dalam segala sesuatu kita selalu menyanyi entah itu senang, susah, dalam pemakamam, pernikahan.

* Kita merasa tidak menjadi orang kristen yang gaul kalau tidak tahu lagu – lagu rohani terbaru.

* Jadi secara sadar atau tidak kita sebenarnya memahami bahwa kita memang umat yang sangat mementingkan pujian dan penyembahan sebagai ungkapan hati kita kepada Tuhan.

2. Apakah Pujian dan Penyembahan itu ?

* Sikap hati manusia untuk merendahkan diri dan meninggikan Allah dengan segenap hati melalui puji – pujian (Lagu Rohani) sehingga Allah berkenan dan bertahta atas puji – pujian tersebut ( Kehadiran Allah / Hadirat Tuhan )

* 2 Tawarikh 5 : 11 – 14 à Ketika akan datang kepada Tuhan, bangsa Israel mengkhususkan umat Lewi, dan orang Lewi menguduskan diri. Mereka mempersiapkan diri dengan baik (tidak sembarangan), karena mereka sadar bahwa Allah adalah luar biasa dan layak menerima kemuliaan.

* 2 Tawarikh 5:11 – 14 (Bahasa Sehari-hari) Semua imam yang ada di situ, dari semua kelompok, telah mempersiapkan diri untuk upacara itu. Semua penyanyi dan pemain musik dalam suku Lewi, yaitu Asaf, Heman, Yedutun dan seluruh anggota kaum mereka, memakai pakaian dari kain lenan. Orang-orang Lewi itu berdiri di sebelah timur mezbah dengan memegang simbal dan kecapi. Bersama mereka ada 120 orang imam yang meniup trompet. Nyanyian para biduan berpadu dengan iringan musik trompet, simbal dan alat musik lain. Inilah kata-kata pujian yang mereka nyanyikan untuk TUHAN: "Pujilah TUHAN, sebab Ia baik. Kasih-Nya kekal abadi." Pada waktu para imam keluar dari Rumah TUHAN itu, tiba-tiba Rumah itu penuh dengan cahaya kehadiran TUHAN, sehingga mereka tidak dapat meneruskan upacara ibadah.

* Mazmur 22 : 4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

* Bersemayam berarti hadir,

* King James Version : But thou art holy, O thou that inhabitest the praises of Israel.

* Inhabitest berarti Tinggal atau menghuni.

* Tujuan dari pujian dan penyembahan adalah kehadiran Allah (Pribadi Allah).

* Matius 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

* Secara sadar atau tidak yang selalu dicari oleh manusia adalah kehadiran Allah, mengapa? Alkitab mencatat ketika Allah Hadir maka banyak hal yang baik, bahkan luar biasa akan terjadi dalam hidup umatNya.

Contoh :

* Paulus dan Silas, belenggu mereka dilepaskan bahkan mereka mempertobatkan kepala penjara (Kisah 16 : 16 – 34)

* Yosua dan umat Israel, Runtuhnya tembok Yerikho (Yosua 6 : 1 – 27)

* Pujian penyembahan bisa mengubahkan pribadi – pribadi yang ada didalamnya. Saya pernah jadi Worship Leader dan setelah memimpin pujian ada seseorang datang dan mengucapkan terima kasih karena beban – bebannya dilepaskan ketika saya dan seluruh jemaat yang ada ditempat itu menyembah Tuhan dengan segenap hati.

* Jeffry S. Tjandra, seorang worship Leader yang terkenal sekarang pernah melayani di sebuah retreat dan ada yang kerasukan tetapi ketika pujian penyembahan dinaikkan ada kelepasan yang terjadi.

3. Mengapa kita harus Memuji dan menyembah Tuhan ?[1]

a) Kita diciptakan untuk memuji Tuhan

Yesaya 43:21 umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku

b) Kita diperintahkan untuk memuji Tuhan

Mazmur 150:6 Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!

c) Karena Allah Telah menyelamatkan kita

1 Tawarikh 16 : 35 Dan katakanlah: "Selamatkanlah kami, ya TUHAN Allah, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu."

d) Karena belas kasihannya kekal

Mazmur 106:1. Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

e) Karena kelepasan yang dilakukanNya

Yesaya 20:13 Menyanyilah untuk TUHAN, pujilah TUHAN! Sebab ia telah melepaskan nyawa orang miskin dari tangan orang-orang yang berbuat jahat.

f) Untuk mencari Tuhan

Mazmur 22:27 - 28 Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya! Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya.

g) Allah bertakhta atas pujian

Mazmur 22:4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

h) Bermegah di dalam Tuhan

Mazmur 44 : 9 Karena Allah kami bermegah sepanjang hari dan memuji namaMu selama – lamanya. (Terjemahan bahasa Inggris)

i) Memuliakan Tuhan

Mazmur 50 : 23 (Amp) Siapa yang mempersembahkan koraban pujian dan ucapan syukur menghormati dan memuliakan aku.

j) Adalah baik memuji – muji Tuhan

Mazmur 147:1. Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu.

k) Karena Kasih SetiaNya

Mazmur 138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

l) Karena Ia memuaskan kita

Yoel 2:26 Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.

m) Untuk memberitakan keperkasaanNya

Mazmur 150:2 Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!

n) Karena keindahan ciptaanNya

Mazmur 139 : 14 (Amp) Aku akan mengakui Engkau karena Engkau dahsyat dan ajaib dan karena kejadianku dahsyat dan ajaib! Ajaib apa yang kau buat jiwaku benar – benar menyadarinya.

o) Allah Layak untuk dipuji

Mazmur 18 : 3 Aku akan berseru kepada Tuhan karena Ia layak dipuji. (terjemahan bahasa Inggris)

p) Karena namaNya indah

Mazmur 148:13 Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.

q) Mengalahkan Roh jahat

I Samuel 16:14. Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN.

I Samuel 16:23 Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya

r) Karena Allah itu Kudus

Mazmur 99 : 3 , 5 (Amp.) biarlah mereka mengakui dan memuji – muji namaMu yang besar, dahsyat, dan membangkitkan rasa hormat! NamaMu kudus dan kuduslah Ia! Tinggikanlah Tuhan, Allah kita dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kakiNya! Kuduslah Ia.

s) Pujian penyembahan mempunyai kuasa untuk mengubah keadaan yang terburuk menjadi kemenangan – kemenangan bagi Tuhan

Mazmur 59:17 – 18 Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku. Ya kekuatanku, bagi-Mu aku mau bermazmur; sebab Allah adalah kota bentengku, Allahku dengan kasih setia-Nya.

t) Karena memuji dan menyembah Allah akan jadi bagian hidup kita kelak di surga

Yesaya 66 : 20 - 23

66:20 Mereka itu akan membawa semua saudaramu dari antara segala bangsa sebagai korban untuk TUHAN di atas kuda dan kereta dan di atas usungan, di atas bagal dan unta betina yang cepat, ke atas gunung-Ku yang kudus, ke Yerusalem, firman TUHAN, sama seperti orang Israel membawa korban dalam wadah yang tahir ke dalam rumah TUHAN.

66:21 Juga dari antara mereka akan Kuambil imam-imam dan orang-orang Lewi, firman TUHAN.

66:22 Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap.

66:23 Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN.

4. Bagaimana kita harus Memuji dan menyembah Tuhan ?[2]

Aspek Pujian

a) P : Proklaim

Proklaim bukan sekedar menyatakan tetapi pernyataan yang mengandung dampak.

Sukarno – Hatta sebagai Proklamator, hasil pernyataan mereka mempunyai dampak atas kemerdekaan Indonesia.

b) R : Rejoice

Saat memuji kita diperintahkan untuk bersukacita, karena hati yang gembira adalah obat yang manjur.

c) A : Applause

Tepuk tangan, salah satu cara paling mudah untuk mengungkapkan kekaguman dan kehormatan kita kepada Tuhan melalui pujian.

d) I : Intimacy

Hanya orang yang dekat dengan Tuhan yang akan bisa melakukan pujian dan penyembahan.

2 Macam Keintiman :

1. Orang Tua dan Anaknya : Unbreakble Intimacy

2. Suami dan Istri.

Suami istri bisa menjadi mantan suami atau mantan istri, tetapi tidak pernah ada mantan anak itulah unbreakable intimacy.

e) S : Shout

Bersorak lebih dari sekedar bertepuk tangan, tetapi dengan segenap hati dan kekuatan meninggikan Allah dengan sorak – sorai.

Bandingkan dengan kegembiraan yang meluap dengan penonton sepak bola piala dunia saat jagoannya menjadi pemenang.

f) E : Expression

Keluar dari hati dan tiap orang memiliki penafsiran yang sangat pribadi tentang ekspresi.

Aspek Penyembahan

a) W : Wait Upon The Lord

Menantikan Allah, artinya tidak mengatur Allah sesuai dengan waktu kita. Sebab ada masa dimana kita bisa langsung mendekat dengan Allah saat penyembahan tetapi juga ada waktunya kita rasanya susah, yang terpenting adalah keputusan kita untuk menyembah.

b) O : Offer Our Live to Him

Berikan hidup kita kepada Tuhan, sebab hidup yang kita miliki bukan milik kita lagi tetapi sudah dimiliki oleh Tuhan semenjak karya penebusanNya atas kita.

c) R : Rest in His Presence

Mengistirahatkan jiwa kita, suatu masa dimana kita menjadi tenang dalam penyembahan. Dengan damai sejahtera yang kita dapat itu akan menguatkan kembali hidup kita.

d) S : Sing a New Song

Bermazmur, menaikkan lagu – lagu baru dari diri kita sebagai ungkapan kasih yang spontan kepada Allah.

e) H : Humble

Kerendahan hati, karena Allah suka dengan orang – orang yang rendah hati. Daud sangat dikasihi Tuhan karena kerendahan hatinya yang mau menanggalkan harga dirinya sebagai seorang raja untuk memuliakan Tuhan.

f) I : Intimacy

g) P : Pleassing Him

Penyembahan hendaklah menjadi suatu kerinduan untuk menyenangkan hati Tuhan.



[1] Seni meyembah, Selvaraj Sadhu Sundhar, Nafiri Gabriel, Jakartam Oktober 1996

[2] “Seminar Pujian dan Penyembahan”, Jeffri S Tjandra, GKJ Sawokembar, 16 oktober 2003

No comments: