Thursday, July 10, 2008

Hidup Yang Dipenuhi Pujian

Hidup Yang Dipenuhi Pujian

Rahasia menuju kemuliaan yang disediakan Tuhan

1. Pendahuluan

  • Kisah Rasul 16 : 19 34
  • Dalam hidup kita sebagai orang Kristen terlalu sering kita mendengar konsep-konsep yang luar biasa dalam hidup kita sebagai janji-janji dari Firman Tuhan kepada UmatNya, tetapi sedikit sekali dari kita yang mengalami.
  • Dalam beberapa keadaan seolah-olah kebaikkan Tuhan, mujizat, berkat, kesuksesan dan masih banyak hal-hal lainnya adalah milik orang lain tetapi tidak untuk kita.
  • Permasalahannya dimana? Tentu bukan Tuhan yang pilih kasih, tetapi ada hal-hal yang harus kita benahi agar janji-janji dan berkat-berkatnya mengalir dalam hidup kita.
  • Salah satunya adalah belajar untuk mengisi Hidup kita dengan Pujian kepada Allah.

2. Apakah Hidup yang Dipenuhi Pujian itu ?

  • Dalam batasan kali ini pujian adalah ungkapan hati yang mengucap syukur dalam keadaan apapun, karena itu yang dikehendaki Allah di dalam Yesus Kristus bagi kamu.
  • I Tes 5 : 18 Dalam segala keadaan hendaklah kalian bersyukur, sebab itulah yang Allah inginkan dari kalian sebagai orang yang hidup bersatu dengan Kristus Yesus.
  • Hidup yang dipenuhi pujian adalah kehendak Allah, karena Allah memahami hidup setiap kita, Ia tahu bahwa pujian akan membawa sesuatu yang baik untuk hidup kita.
  • Dalam keadaan apapun artinya pujian kita tidak dipengaruhii oleh situasi tetapi oleh komitmen kita kepada Tuhan untuk menjadi umat yang mencintai dan menyenangkan hatinya.

3. Mengapa Hidup kita harus Penuh dengan Pujian ?

  1. Hidup yang penuh pujian akan mengalirkan sukacita dalam hidup kita.

Amsal 17 : 23 à Hati yang gembira adalah obat yang manjur.

Seandainya Paulus dan Silas bersungut-sungut yang terjadi pasti bukan mujizat Allah, tetapi mungkin mereka akan menjadi depresi dan marah kepada Tuhan.

Tapi pujian keluar dari hidup mereka karena mereka tahu ketika mereka memuji kebesar AllahNya maka dari dalam Rohnya akan mengalirkan sukacita yang akan juga menguatkan Jiwa dan tubuhnya.

  1. Hidup yang dipenuhi pujian akan memberi kekuatan bagi kita dalam menghadapi masa-masa yang sukar dari kehidupan kita.

Efesus 6 : 12 – 14

6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.

6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,

· Perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging tetapi melawan iblis, dan medan pertempuran yang sesungguhnya dalam hidup kita sebenarnya adalah pikiran.

· Banyak anak-anak Tuhan yang menjadi lemah dan undur dari Tuhan bukan ketika permasalahan datang, tetapi ketika mereka mulai membiarkan sungut-sungut dan pikiran yang negatif memasuki pikiran mereka, menggantikan pujian kepada Allah.

· Orang yang memuji-muji Allah maka pikirannya akan diisi dengan pemahaman akan kebaikkan Allah.

· Contoh : Sbab Tuhan itu baik, JanjiMu sperti Fajar pagi hari.

· Karena itulah maka Paulus dan Silas tidak membiarkan perasaan lemah mereka memasuki pikiran mereka, tetapi mereka memuji-muji nama Tuhan.

· Efesus 6 : 17 à Ketopong keselamatan dan Pedang Roh yaitu Firman Allah.

· Ketopong berfungsi melindungi kepala rohani kita, berjaga-jagalah jika kepala kita kena serangan musuh maka kita akan mati. Beda jika yang kena tangan atau kakinya.

  1. Hidup yang dipenuhi pujian akan membuat Janji Allah tergenapi dalam hidup kita.

· Galatia 6 : 9 à Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

· Allah tidak berjanji bahwa hidup kita akan selalu ada panas atau pasti ada hujan, tetapi Allah berjanji akan memberi kita kekuatan untuk melewati

· I Korintus 15:58 à Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

· Ini adalah janji Tuhan apapun yang kita Tabur dalam Tuhan kita pasti tidak sia – sia, tetapi mengapa kita sering kali gagal dan seolah – olah yang kita lakukan sia-sia? Jawabannya adalah sering kali kita ketika waktunya sudah datang untuk menuai kita menjadi lemah.

· Paulus dan Silas memutuskan untuk tidak menjadi lemah dan mengisi hidup mereka dengan pujian kepada Allah maka terbukalah belenggu mereka, Allah menggenapi penyertaannya atas.

· Alfa Edison yang tidak menyerah sampai akhirnya dia menemukan bola lampu.

· Yafet dalam pergumulah keseharian juga diajari untuk tidak menyerah.

  1. Hidup yang dipenuhi pujian akan menjadi kesaksian yang hidup yang mengubahkan hidup banyak orang.

· Kisah 16 : 27 – 31

· Karena kehidupan PAULUS dan SILAS nyata maka membuat kepala penjara menjadi bertobat dan percaya Yesus.

· Kesaksian yang paling mengubahkan bukanlah ketika kita bacakan firman Tuhan untuk orang lain, tetapi ketika mereka membaca Firman itu melalui hidup dan kesaksian kita.

No comments: