Wednesday, September 3, 2008

Oh, Allah Jatuh Cinta Padaku 3


Perubahan Hati

Ps. Jonathan Setiawan

Lagu: Selidiki Aku, Lihat Hatiku!

Buku Seri Pemuridan Pribadi ‘Oh, Allah Jatuh Cinta Padaku!’ ini intinya berbicara tentang hati. Hati yang disukai Tuhan dan hati yang dibenci Tuhan. Milikilah hati yang disukai Tuhan, maka Allah akan jatuh cinta padamu dan anugerahNya yang besar Dia curahkan dalam kehidupanmu. Dalam hati Allahlah terletak misteri Allah. Demikian juga dalam hati manusialah tersimpan segala rahasia manusia.

Hati Allah sempurna dan kudus tiada bercacat dan bernoda, sedangkan hati manusia sudah pernah jatuh dalam dosa, sehingga mempunyai kecenderungan untuk berbuat dosa. Itu sebabnya kalau kita tidak menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan, maka hati kita akan bisa berubah dengan BEGITU MUDAH dan BEGITU CEPAT, bahkan TANPA KITA MENYADARINYA.

Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Sungguh ironis sekali. Ayat ini ditulis oleh seorang raja yang sangat terkenal hikmatnya, yaitu Raja Salomo. Dia tau betapa pentingnya menjaga hati, bahkan menjaganya dengan segala kewaspadaan. Tapi sekalipun begitu, pada akhir hidupnya, Salomo tidak bisa menjaga hati sehingga dia mulai berubah setia terhadap Tuhan dengan menyembah allah-allah asing.

Baca 1 Raja-raja 11:4-6 !!!

4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya. 5 Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon, 6 dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.

Sungguh menyedihkan! Salomo mengawali dengan roh, tapi mengakhirinya dalam daging. Dia mengawali dengan takut akan Tuhan, tapi mengakhiri dengan menyembah allah-allah asing. Salomo tau bahwa dia harus menjaga hatinya dengan segala kewaspadaannya, tapi pada akhirnya dia kebobolan. Sampai sekarang saja banyak orang masih memperdebatkan apakah Salomo masih masuk Surga atau tidak. Itu semua terjadi SECARA PERLAHAN-LAHAN dan TANPA DIA SADARI. Ini yang sangat mengerikan: Kita tidak menyadari waktu hati kita berubah. Itu sebabnya ‘jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan!’ jangan hanya menjadi slogan kosong atau pengertian sia-sia, tapi biarlah itu kita lakukan tiap hari, tiap saat sehingga hati kita terjaga tetap kudus dan murni di hadapan Allah.

APPLIKASI: Jangan sampai anda mengalami yang dialami Salomo. Alkitab katakan lebih penting akhir daripada awal, lebih penting finish-nya daripada start-nya. Kalau pertama kali anda bertobat, anda punya hati yang cinta Tuhan, tulus, mau melayani Tuhan dengan segenap hati, punya roh menyala-nyala. Jangan ijinkan apapun mencemari dan mengotori hati anda. Jangan biarkan kekecewaan dan sakit hati sedikit demi sedikit merubah hati yang baik itu. Jangan mengakhiri perjalanan rohani anda dengan kepahitan, kemaharan, kebencian, motivasi pelayanan yang salah, roh yang suam-suam kuku. Jangan mengawali dari roh dan mengakhiri dengan daging. Biarlah engkau mengawali dari roh dan mengakhiri dalam kemuliaan Allah.

Bukan hanya Salomo yang mengalami perubahan hati seperti itu, masih ingat dengan AMNON, anak Raja Daud?! Pada waktu itu, dia jatuh cinta kepada Tamar, bahkan sampai jatuh sakit. Dia tergila-gila dan dia bersedia melakukan apa saja untuk mendapatkan Tamar. Sampai suatu ketika Amnon membuat sebuah rencana gila untuk memperkosa Tamar dan dia sungguh-sungguh melakukannya.

Baca 2 Samuel 13:14-15 !!!

14 Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat dari padanya, diperkosanyalah dia, lalu tidur dengan dia. 15 Kemudian timbullah kebencian yang sangat besar pada Amnon terhadap gadis itu, bahkan lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu dari pada cinta yang dirasanya sebelumnya. Lalu Amnon berkata kepadanya: "Bangunlah, enyahlah!"

Dalam sekejab hati Amnon berubah, tadinya dia cinta setengah mati pada Tamar, tapi setelah memperkosanya, Alkitab mencatat: lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu dari pada cinta yang dirasanya sebelumnya. Itu sebabnya saya senantiasa mengambil waktu untuk berdoa dan merenung, apakah hati saya tetap benar atau sudah berubah setia terhadap Tuhan. Mengapa? Karena seringkali hati kita berubah tanpa kita sadari, dan itu sangat berbahaya. Tiba-tiba saja kita lebih cinta uang daripada cinta Tuhan. Tanpa terasa kita menjadi tinggi hati dan lupa bahwa kerendahan hati kitalah yang membuat Tuhan memberkati kita. Tanpa kita menyadarinya kita merasa bahwa keberhasilan kita karena kehebatan kita sendiri, padahal sesungguhnya semua karena anugerah Tuhan.

APPLIKASI:

§ Saya yakin kaum wanita bisa merasakan apa yang dialami oleh Tamar ini. Dulu pertama kali jatuh cinta, pacar kita tampak sedemikian sayang, sikapnya lemah lembut, murah hati, membelikan banyak hadiah, dan mengucapkan janji yang muluk-muluk. Akan tetapi setelah mendapatkan kita, tiba-tiba semuanya berubah. Tiba-tiba sikap hangat menjadi dingin, cinta menjadi kekecewaan dan sakit hati, lemat lembut menjadi kasar dan menyalah-nyalahkan, murah hati menjadi pelit. Itulah manusia, mudah sekali berubah hatinya. Sekarang berkata sayang, besok minta cerai.

§ Berapa banyak dari kita mengalami kekecewaan akibat janji yang tidak ditepati. Pertama ketemu, orang itu menjanjikan akan menolong kita, memberi jalan keluar kepada kita, memesan order dalam jumlah yang besar, mengenalkan dengan seseorang, dst. Akibatnya hati kita berbunga-bunga, rasanya kita mendapatkan pengharapan, rasanya ada kelegaan yang luarbiasa, dan rasanya kita mendapat jalan keluar. Akan tetapi setelah ditunggu-tunggu, ternyata janji tinggal janji. Kita kejarpun, dia tidak mau menemui kita, dia selalu menghindar dari kita. Dan akhirnya kita menjadi kecewa dan putus asa. Itulah manusia hatinya selalu berubah.

§ Tadinya orang itu menghormati kita luarbiasa tapi sejalan dengan waktu sekarang dia berani untuk mengangkat tumit dan bicara kerasa kepada kita.

§ Tadinya jujur, tulus, dan bisa dipercaya, tapi sekarang berubah ketahuan menipu sedikit di sini, menipu sedikit di sana.

§ Tadinya mendukung kita secara luarbiasa, sekarang berbalik menggigit kita.

§ Manusia hari ini berkata A, besok berubah B. Jangankan hitungan hari, hitungan menit dan detikpun dia bisa berubah.

Itu sebabnya Yesus tidak mau mempercayakan diriNya kepada orang lain, hanya satu pribadi yang Dia percaya, yaitu: Bapa di Surga. Sahabat yang setia, Pembela yang sejati, Bapa yang kekal, dan Raja yang Agung. Dia tidak pernah berubah dulu, sekarang, sampai selama-lamanya.

Baca Yohanes 2:23-25 !!!

23 Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya. 24 Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, 25 dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

Hari ini mereka berteriak kepada Yesus: Terpujilah Dia yang datang dalam nama Tuhan! Tapi esoknya perkataan mereka berubah: Salibkan Dia! Salibkan Dia! Yesus paham bahwa hari ini orang banyak itu bisa saja percaya kepadaNya, tapi besok mereka semua meninggalkan dia. Yesus mengerti bahwa sekalipun hari ini Petrus berkata: Aku siap mati bagiMu! Tapi tidak lama setelah itu ia berubah setia dan menyangkal Yesus.

APPLIKASI: Jangan berpikir kalau seseorang memuji-muji anda sekarang ini, maka kemudian dia akan melakukan itu untuk selamanya. Jangan berpikir kalau seseorang membela anda mati-matian sekarang ini, maka dia akan melakukan itu seumur hidup. Sebaliknya, jangan juga berpikir bahwa kalau seseorang jahat kepada anda, maka dia tidak pernah bisa berubah menjadi baik. Jangan beranggapan orang yang memusuhi anda sekarang ini akan selamanya menjadi musuh anda, mungkin di kemudian hari bisa saja dia menjadi sahabat kental anda yang membela anda mati-matian saat orang lain meninggalkan anda. Intinya Firman Tuhan berkata: Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan. Berharaplah hanya kepada Tuhan saja, maka engkau tidak akan pernah dikecewakan.

DAUD sendiri pernah mengalami pengkhianatan yang paling menyakitkan. Dia dikhianati bukan oleh musuhnya, bukan oleh penglimanya, bukan oleh salah seorang kepercayaannya. Tapi orang yang mengkhianati dia adalah anaknya sendiri, bahkan anak yang sangat dia sayangi. Bagi Daud, sesungguhnya Absalom adalah anak kesayangannya, tapi justru dialah yang mengkhianati Daud. Ketika saya baca kisah ini, saya menemukan sebuah ayat yang saya percaya memberi penjelasan kepada kita mengenai awal dari semuanya itu.

2 Samuel 13:22 Dan Absalom tidak berkata-kata dengan Amnon, baik tentang yang jahat maupun tentang yang baik, tetapi Absalom membenci Amnon, sebab ia telah memperkosa Tamar, adiknya.

Ketika adiknya diperkosa Amnon, timbullan kebencian itu dalam hati Absalom, TAPI ABSALOM TIDAK BERKATA-KATA. Absalom menyimpan itu semua dalam hatinya, tapi kebencian itu adalah sebuah benih, yang kalau tidak diselesaikan, akan semakin berakar, bertumbuh dan akhirnya menghasilkan berbagai macam buah kejahatan. Saya percaya itu yang terjadi pada Absalom. Dugaan saya: Dia benci pada Amnon, tapi dia juga benci kepada Raja Daud karena Daud tidak menghukum Amnon.

Hari demi hari hatinya BERUBAH semakin gelap dan semakin jahat. Dari situlah muncul segala rencana-rencana jahat untuk membunuh baik Amnon maupun Raja Daud. Mengapa saya katakan demikian? Karena setelah 2 tahun (setelah dia matang mempersiapkan rencana-rencana dalam hatinya), sekarang dia siap beraksi. Dan menurut saya, Daudlah sasaran utamanya, baru setelah itu Amnon.

Baca 2 Samuel 13:24-25 !!!

24 Kemudian Absalom menghadap raja, lalu berkata: "Hambamu ini mengadakan pengguntingan bulu domba. Kiranya raja dan pegawai-pegawainya ikut bersama-sama dengan hambamu ini." 25 Tetapi raja berkata kepada Absalom: "Maaf, anakku, jangan kami semua pergi, supaya kami jangan menyusahkan engkau." Lalu Absalom mendesak, tetapi raja tidak mau pergi, ia hanya memberi restu kepadanya.

Mungkin seandainya Daud memutuskan untuk pergi pada saat itu, dialah yang akan menjadi korban pertama rencana jahat yang ada dalam hati Absalom. Tapi karena Daud tidak bersedia untuk datang, Absalom menyasar korban kebenciannya yang kedua, yaitu: Amnon.

2 Samuel 13:26-28a

26 Kemudian berkatalah Absalom: "Kalau tidak, izinkanlah kakakku Amnon pergi beserta kami." Tetapi raja menjawabnya: "Apa gunanya ia pergi bersama-sama dengan engkau?" 27 Tetapi ketika Absalom mendesak, diizinkannyalah Amnon dan semua anak raja pergi beserta dia. 28 Lalu Absalom memerintahkan orang-orangnya, demikian: "Perhatikan! Apabila hati Amnon menjadi gembira karena anggur, dan aku berkata kepadamu: Paranglah Amnon, maka haruslah kamu membunuh dia….

Terjadilah tregedi yang mengerikan itu, Amnon mati dibunuh oleh Absalom. Dan setelah itu Absalom melarikan diri. Ya memang Daud sempat marah besar, tapi setelah waktu berlalu, Daud tidak bisa menipu hatinya sendiri bagaimanapun juga Absalom adalah anak kesayangannya. Itu sebabnya meskipun tindakan Absalom adalah sebuah kesalahan besar, namun Daud tetap mengasihi Absalom, bahkan Daud merindukan Absalom untuk kembali. Itu sebabnya dia menyuruh bawahannya memanggil Absalom untuk kembali.

Tapi sayang sekali HATI ABSALOM TELAH TERLANJUR MENJADI GELAP. Hati Absalom terus memproduksi rencana yang jahat untuk menghancurkan dan membunuh Daud. Itu sebabnya Absalom mulai bersiasat untuk mengambil hati orang Israel supaya mereka mendukung rencananya untuk mengadakan pemberontakan.

Baca 2 Samuel 15:2-6 !!!

2 Maka setiap pagi berdirilah Absalom di tepi jalan yang menuju pintu gerbang. Setiap orang yang mempunyai perkara dan yang mau masuk menghadap raja untuk diadili perkaranya, orang itu dipanggil Absalom dan ditanyai: "Dari kota manakah engkau?" Apabila ia menjawab: "Hambamu ini datang dari suku Israel anu," 3 maka berkatalah Absalom kepadanya: "Lihat, perkaramu itu baik dan benar, tetapi dari pihak raja tidak ada seorangpun yang mau mendengarkan engkau." 4 Lagi kata Absalom: "Sekiranya aku diangkat menjadi hakim di negeri ini! Maka setiap orang yang mempunyai perkara atau pertikaian hukum boleh datang kepadaku, dan aku akan menyelesaikan perkaranya dengan adil." 5 Apabila seseorang datang mendekat untuk sujud menyembah kepadanya, maka diulurkannyalah tangannya, dipegangnya orang itu dan diciumnya. 6 Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel.

Absalom seolah-olah berlaku sebagai pembela rakyat yang sejati: “Lihat, perkaramu itu baik dan benar, engkau itu orang baik, harusnya engkau yang benar, dst.” Absalom mulai mengambil hati orang Israel, dan kemudian dia mulai menciptakan image / gambaran yang salah tetang Raja Daud: “Tetapi dari pihak raja tidak ada seorangpun yang mau mendengarkan engkau. Lihat raja tidak memperhatikan engkau, pemimpinmu dan semua orang yang bersamanya tidak peduli dengan engkau.” Setelah itu Absalom mulai memunculkan dirinya sebagai pemimpin yang berbeda: “Sekiranya aku diangkat menjadi hakim di negeri ini! Maka setiap orang yang mempunyai perkara atau pertikaian hukum boleh datang kepadaku, dan aku akan menyelesaikan perkaranya dengan adil. Setiap orang boleh datang kapan saja 24 jam dan aku siap melayani.”

Dengan cara begini, Absalom bagaikan malaikat bagi Bangsa Israel, sedangkan Daud bagaikan raja yang tidak memperhatikan rakyatnya, tidak mengasihi rakyatnya dan tidak sebaik Absalom. Demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel. Dan singkat cerita terjadilah pemberontakan itu sampai Daud harus melarikan diri dari istananya sendiri.

Itu sebabnya jangan mudah percaya dengan setiap orang yang berbuat kebaikan kepada anda. Semuanya itu kembali lagi pada hati. Kebaikan yang muncul dari hati yang tulus, itu yang dikenan Tuhan. Tapi kebaikan yang dilakukan dengan maksud yang jahat, itu yang dibenci Tuhan. Itulah yang dilakukan Absalom, dia melakukan kebaikan untuk mencuri hati Bangsa Israel dengan maksud berkhianat kepada Daud, ayahnya sendiri. Itulah yang saya sebut dengan KEBAIKAN ABSALOM. Orang lain menyebutnya sebagai JUDAS’ KISS / CIUMAN YUDAS.

Untuk sesaat sepertinya Absalom menang, untuk sesaat Absalom ada di atas angin, dan untuk sesaat Absalom menjadi pahlawan bagi Bangsa Israel. Tapi Allah adalah Allah yang melihat hati. Apa yang dilakukan Absalom itu kekejian di hadapan Allah. Itu sebabnya Allah tidak mengijinkan Daud mati di tangan Absalom. Sebaliknya tangan Allah membela Daud sehingga Daud bisa mengalahkan Absalom dan kembali ke istananya sebagai raja. Tapi Absalom harus membayar harga yang sangat mahal, pada akhirnya dia kalah dan mati dengan cara yang sangat menyedihkan. Kenapa? Hati yang membuat rencana-rencana yang jahat adalah kekejian di hadapan Tuhan.

Saat ini juga minta Allah untuk mengkuduskan hatimu! Minta Allah untuk membersihkan hatimu dari segala rencana yang jahat! Ingat bahwa Allah melihat apa yang ada dalam hati manusia! Jangan sampai hati kita menjadi gelap seperti Absalom! Jangan sampai hati kita menjadi kekejian di hadapan Allah! Biarlah dari hati kita mengalir aliran kehidupan yang membawa kasih, damai sejahtera, pengampunan, dan kebaikan. Itulah yang mendatangkan anugerah dan kasih karunia Allah dalam hidup kita.

APPLIKASI: Semua orang pasti mengalami yang namanya pengkhianatan, dalam bentuk yang berbeda-beda. Akan tetapi pastikan satu hal ini: KETIKA PENGKHIANATAN ITU TERJADI, PALING TIDAK BUKAN ANDA PENGKHIANATNYA, DAN JANGAN SAMPAI ANDA TERTIPU UNTUK BERDIRI DI PIHAK PENGKHIANAT. Biarlah Tuhan menemukan kita sebagai hamba yang setia dengan hati yang tulus dan berpegang pada kebenaran.

Juga jangan anda menjadi sakit hati dan kecewa ketika orang yang anda kasihi dan percayai mengkhianati anda. Kadang orang tidak menyadari bahwa apa yang dilakukan itu salah. Alkitab sendiri berkata: Ada jalan yang disangka orang lurus, tapi ujungnya menuju pada kebinasaan. Itu sebabnya berdoalah bagi mereka seperti Yesus berdoa bagi orang yang menyalibkan Dia: Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tau apa yang mereka perbuat. Kalau itu anda lakukan, maka Allah sumber dari segala kasih dan pengampunan, akan mencurahkan anugerahNya dan kemurahanNya yang berlimpah-limpah dalam kehidupan anda.

Applikasi: Kalaupun kekasih anda yang dulunya berkata ‘I Love You so much! Aku mencintaimu dengan segenap hatiku!’, tiba-tiba saja ketahuan jalan dengan wanita lain dan mengkhianati kepercayaan anda. Saya tau hati anda pasti sakit sekali! Saya tau itu tidak mudah! Di satu sisi sadarlah bahwa itulah manusia, tanpa kasih Allah memenuhi hatinya dan memperbaharui setiap saat, mudah sekali bagi dia untuk berubah. Tapi di satu sisi lain, tetap jaga hatimu, jangan sampai karena orang lain seperti itu, hati kita berubah menjadi gelap: penuh kebencian, dendam, amarah. Minta kekuatan dari Tuhan, minta kasih untuk mengampuni, dan percayalah bahwa Tuhan pasti menyediakan yang lebih baik bagi anda.

Applikasi: Kalau suami / istri anda pernah dan terus mengucapkan ‘Setia!’, tapi suatu saat, ketahuan ada affair / main dengan orang lain. Saya sadar itu adalah sebuah pengkhianatan yang kejam sekali yang akan mengoyakkan hati siapa saja. Akan tetapi hari ini datanglah kepada Tuhan, mintalah kekuatan dari Tuhan, mintalah kasih untuk mengampuni, minta Tuhan untuk menjaga hati tetap murni dan bersih. Dan Tuhan yang melihat semuanya itu, tidak akan tinggal diam, Dia akan mencurahkan kasihNya dan pemulihan akan segera terjadi dalam keluarga anda.

Applikasi: Kalau anda dan rekan bisnis anda itu punya hubungan yang baik selama ini. Anda menabur kebaikan kepada dia, demikian juga dia manabur kebaikan kepada anda. Dan sekarang tiba-tiba dia berbalik 180 derajat: memusuhi anda, bersekongkol merugikan anda, dan melakukan yang jahat. Saya tau itu tidak mudah, saya tau itu bisa mempengaruhi keuangan dan bisnis anda. Tapi justru dalam saat seperti itu, belajarlah untuk memberkati orang yang mengutuki anda, belajarlah untuk mengampuni orang yang bersalah seperti Yesus sudah mengampuni anda, maka lihatlah pembelaan Allah itu nyata. Dia taidak akan tinggal diam, pertolongannya dia kirimkan, dan pertolongan dari Allah lebih hebat dari pertolongan manusia manapun di dunia.

Applikasi: Kalau anda punya orang kepercayaan yang selama ini setia dan membela anda mati-matian, tapi tiba-tiba suatu saat mengkhianati anda: membocorkan rahasia perusahaan, menyebarkan kabar fitnah, dan mencuri pelanggan anda. Saya tau itu sesuatu yang menjengkelkan, saya tau secara manusia anda ingin membalas itu, tapi belajarlah dari Yesus, yang justru mendoakan mereka: Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tau apa yang mereka perbuat. Maka lihatlah kasih setiaNya akan Dia limpahkan dalam kehidupan anda. Apa yang hilang akan Allah kembalikan bahkan berlipat kali ganda.

Ada satu pribadi terakhir yang saya ingin kita perhatikan pada saat ini. Kisah hidup orang ini hanya ditulis dalam 1 pasal saja, tapi itu cukup menjelaskan kepada kita bagaimana hati seseorang bisa berubah dan apa yang terjadi ketika hati tersebut berubah. Orang itu adalah Raja Uzia.

Baca 2 Tawarikh 26 !!!

1 Segenap bangsa Yehuda mengambil Uzia, yang masih berumur enam belas tahun dan menobatkan dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Amazia. 4 Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Amazia, ayahnya. 5 Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil. 15 Ia membuat juga di Yerusalem alat-alat perang, ciptaan seorang ahli, yang dapat menembakkan anak panah dan batu besar, untuk ditempatkan di atas menara-menara dan penjuru-penjuru. Nama raja itu termasyhur sampai ke negeri-negeri yang jauh, karena ia ditolong dengan ajaib sehingga menjadi kuat.

Uzia menjadi raja ketika dia berumur 16 tahun. Saya berdoa supaya ada banyak anak muda di tempat ini diangkat dan diurapi Tuhan menjadi raja! Alkitab mencatat bahwa ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Hatinya berpaut pada Tuhan, dia mengandalkan Tuhan dalam segenap jalannya. Dan selama ia mencari Tuhan, ALLAH MEMBUAT SEGALA USAHANYA BERHASIL. Namanya termasyur sampai ke negeri-negeri yang jauh KARENA IA DITOLONG DENGAN AJAIB SEHINGGA MENJADI KUAT.

Saya percaya Tuhan akan mengirimkan PERTOLONGAN YANG AJAIB dalam hidup anda! Saya percaya Tuhan akan menyertai anda dengan TANGAN YANG KUAT. Sekalipun tangan itu tidak bisa anda lihat dengan mata jasmani, tapi TANGAN ITU YANG BERPERANG DAN MEMBERI KEMENANGAN!

Oleh karena itu, milikilah takut akan Allah dalam hidupmu! Lakukanlah apa yang benar di hadapan Tuhan! Carilah Tuhan dengan segenap hatimu! Maka anugerah, berkat dan kebaikanNya tersedia secara luarbiasa bagimu.

Tapi sayang sekali, setelah Uzia menerima semua berkat itu, hatinya mulai berubah…

16 Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan. 17 Tetapi imam Azarya mengikutinya dari belakang bersama-sama delapan puluh imam TUHAN, orang-orang yang tegas; 18 mereka berdiri di depan raja Uzia dan berkata kepadanya: "Hai, Uzia, engkau tidak berhak membakar ukupan kepada TUHAN, hanyalah imam-imam keturunan Harun yang telah dikuduskan yang berhak membakar ukupan! Keluarlah dari tempat kudus ini, karena engkau telah berubah setia! Engkau tidak akan memperoleh kehormatan dari TUHAN Allah karena hal ini." 19 Tetapi Uzia, dengan bokor ukupan di tangannya untuk dibakar menjadi marah. Sementara amarahnya meluap terhadap para imam, timbullah penyakit kusta pada dahinya di hadapan para imam di rumah TUHAN, dekat mezbah pembakaran ukupan. 20 Imam kepala Azarya dan semua imam lainnya memandang kepadanya, dan sesungguhnya, ia sakit kusta pada dahinya. Cepat-cepat mereka mengusirnya dari sana, dan ia sendiri tergesa-gesa keluar, karena TUHAN telah menimpakan tulah kepadanya. 21 Raja Uzia sakit kusta sampai kepada hari matinya, dan sebagai orang yang sakit kusta ia tinggal dalam sebuah rumah pengasingan, karena ia dikucilkan dari rumah TUHAN….

Perhatikan ay 16: Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati. Ujian kerendahan hati sesungguhnya bukan pada saat seseorang berada dalam keadaan lemah dan membutuhkan pertolongan. Ujian kerendahan hati adalah ketika kita sudah menjadi kuat, sudah diberkati, sudah di posisi atas, saat itulah kita bisa tau apakah kita sungguh-sungguh rendah hati atau tidak. Kalau tadinya bisa bersikap hormat dan sopan pada semua orang, coba kita lihat bagaimana setelah diangkat dan diberkati, masih samakah sikap sopan dan hormat itu, atau muncul sikap ‘bossy’, merasa diri lebih dibandingkan orang lain, dan mulai merendahkan orang lain. Hati-hati jangan sampai hati anda berubah seperti Uzia!

Kalau tadinya Allah memanggil anda dalam pelayanan dan karena itulah Allah memberkati anda secara luarbiasa, jangan sampai hati anda terpikat dengan berkat Allah itu sehingga hati pelayanan anda mulai luntur, akibatnya kita lebih mencari berkat, mencari uang, ketimbang mencari Tuhan. Jangan sampai tadinya anda penuh kasih, tapi setelah diberkati Tuhan, jadi gampang tersinggung, marah dan kecewa dengan orang lain. Awasi hati anda! Jangan sampai tanpa anda sadari, hati anda berubah.

Ingat apa yang tejadi dengan Uzia! Uzia menjadi tinggi hati sehingga dia melakukan perbuatan yang merusak. Akibatnya dia kena kusta dan harus tinggal dalam sebuah rumah pengasingan. Renungkan baik-baik kisah kehidupan Uzia ini. Orang yang pernah disertai Allah secara luarbiasa, sekarang hidup dalam pengasingan sampai mati. Orang yang dipilih dan diurapi Allah sehingga namanya termasyur sampai ke negeri-negeri jauh, sekarang ditolak oleh Allah. Kenapa? Hatinya berubah!

Satu-satunya alasan hati kita boleh berubah adalah berubah semakin hari semakin disempurnakan dalam kasih akan Allah. Jangan sampai hati kita berubah setia! Jangan sampai kita tinggi hati! Jangan sampai kita cinta uang! Jangan sampai kita menjauh dari Tuhan! Jangan sampai kita berbuat hal-hal yang tidak berkenan di hati Allah! Saat kita kehilangan hati yang mengasihi Allah, sesungguhnya kita sudah kehilangan segalanya. Saat kita kehilangan hati yang rendah hati dan tulus, sesungguhnya kita sudah kehilangan perkenanan dan penyertaan Allah. Hari ini ambil komitmen untuk menjaga hati tetap kudus tak bercacat dan bernoda di hadapan Tuhan.

No comments: