Wednesday, September 24, 2008

Pertempuran Yang Tidak Seimbang 3


Pendahuluan:

Hari ini kita masuk pada bagian ke-3 dari seri khotbah ‘Pertempuran yang Tidak Seimbang’ – pertempuran Daud Versus Goliat. Ini adalah bagian yang terakhir. Saya berdoa supaya Firman Tuhan hari ini bisa sungguh-sungguh berbicara dan mengubah kehidupan kita. Saya berdoa supaya memlalui Firman Tuhan hari ini, kita semua yang sedang menghadapi pertempuran yang tidak seimbang dalam hidup kita bisa keluar sebagai pemenang seperti yang dialami Daud waktu itu. Meskipun dia menghadapi Goliat, musuh yang jauh lebih besar, jauh lebih kuat, dan jauh lebih terlatih dari dirinya, tapi Daud bisa tetap muncul sebagai pemenangnya.

BAGAIMANA DAUD MEMENANGKAN PERTEMPURAN YANG TIDAK SEIMBANG? (Review 4 point yang sudah kita pelajari!)

1. Daud berharap penuh pada Tuhan dan bukan manusia.
2. Daud menggunakan kuasa perkataan.
3. Daud mengalahkan kekecewaan terlebih dahulu sebelum ia mengalahkan Goliat.
4. Daud sudah lulus proses pelatihan Tuhan dalam hidupnya.



Isi:

5. Daud memiliki cara untuk melihat segala sesuatu dengan cara yang berbeda dari kebanyakan orang.

 Baca 1 Samuel 17:45-48 !!!
45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. 46 Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, 47 dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami."

 Alasan Daud bisa memenangkan pertempuran melawan Goliat, sementara tentara Israel yang lain bersembunyi ketakutan, adalah karena Daud memiliki CARA MELIHAT SEGALA SESUATU DENGAN CARA YANG BERBEDA dari kebanyakan orang.

 Sementara tentara Israel melihat Goliat sebagai musuh yang terlalu besar bagi mereka, Daud melihat Goliat sebagai musuh yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Allahnya yang Maha Besar, Pencipta Surga dan Bumi. Ini yang memberikan Daud keberanian untuk maju di medan pertempuran berhadapan dengan Goliat.

Mari kita tanyakan pada diri kita sendiri, apa tendensi kita ketika menghadapi masalah?! Apakah kita hanya melihat masalahnya saja sehingga seakan-akan masalah itu menjadi begitu besar dan berat seperti Goliat sehingga seolah-olah kita sudah kalah sebelum maju berperang? Atau sebaliknya kita bisa melihat dengan cara pandang yang berbeda dari kebanyakan orang: Memang masalah yang ada di hadapanku ini besar, TAPI AKU TAU AKU PUNYA ALLAH YANG LEBIH BESAR, ALLAH YANG LEBIH BERKUASA, ALLAH YANG MAMPU MELAKUKAN SEGALA PERKARA, TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGINYA.

Kata dokter PENYAKITMU cukup parah, sukar disembuhkan, kalaupun bisa butuh waktu yang lama – MANA YANG ENGKAU LIHAT?! Penyakitnya yang parah atau Allahmu yang lebih besar. Ketika kita bisa memiliki cara pandang yang berbeda, kita akan memiliki kekuatan ekstra untuk menghadapi masalah.

Memang situasi KEUANGAN sekarang ini cukup berat, bisnis diperhadapkan dengan berbagai macam tantangan yang luarbiasa. Pertanyaannya: Engkau melihat kesukarannya atau Yesus yang berkata ‘AKULAH JALAN KEBANARAN DAN HIDUP’. Kalau engkau melihat masalah, maka engkau tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi masalah karena masalah itu akan tampak semakin besar. Tapi kalau hari ini engkau memutuskan untuk mencari Yesus sumber jalan keluar, saya percaya tangan Allah yang besar sanggup untuk menolong dan memberi kemenangan.

Sementara KESALAHPAHAMAN yang terjadi dalam keluarga cukup berat, MANA YANG KITA LIHAT?! Kesalahapamannya, kekacauannya, perselisihannya, sakit hatinya yang sudah sedemikian rupa sehingga kita memandang masalah itu dengan hopeless hati yang berputus asa. Atau kita percaya bahwa masalah yang diijinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita tidak melebihi kekuatan kita?! Kita percaya bahwa selama kita berdoa, mujizat pasti terjadi?! Miliki cara pandang yang benar, maka engkau akan memiliki kekuatan untuk menghadapi masalah dan muncul sebagai pemenangnya.

 Sementara tentara Israel menganggap diri mereka seperti cacing yang tidak berdaya di hadapan raksasa Goliat, Daud menyadari bahwa ada pengurapan Allah yang menyertai dan akan memberikan kemenangan kepadanya.

Ada satu pertanyaan yang sangat penting yang saya ingin tanyakan kepada setiap orang di tempat ini: SADARKAH SAUDARA SIAPA SESUNGUHNYA DIRI SAUDARA DI DALAM KRISTUS?! SADARKAH SAUDARA NILAI ANDA YANG SESUNGGUHNYA?!

Ada banyak orang Kristen tidak menyadari IDENTITAS mereka dalam Kristus seperti orang Israel yang berada di bawah pimpinan Musa, mereka berkata: Kami ini belalang, dan penduduk Kanaan itu raksasa. Mereka menyamakan diri mereka sendiri dengan belalang, dengan kata lain mereka berkata: Kami ini kecil, kami ini sedikit, kami ini tidak ada apa-apanya, kami tidak mempunyai kekuatan, kami tidak kenal siapa-siapa, kami sendirian, kami tidak berdaya, kami tidak punya uang, kami tidak punya modal, dst. Coba periksa baik-baik: Apakah perkataan atau pemikiran yang seperti itu yang sering ada dalam hidup kita?! Kalau ya, artinya kita belum sadar nilai kita yang sesungguhnya di dalam Kristus.

ORANG YANG BELUM SADAR NILAIN HIDUPNYA, AKAN MEMPERLAKUKAN DIRINYA SENDIRI DENGAN CARA YANG MURAH. TAPI ORANG YANG SUDAH SADAR BAHWA DIA BERNILAI DAN BERHARGA DI MATA ALLAH, ORANG ITU AKAN MEMPERLAKUKAN DIRINYA DENGAN PERLAKUAN YANG TERBAIK.

CONTOH:

- Sadarkah saudara kenapa seringkali anda kalah berprestasi dibandingkan orang lain?! Seringkali karena kita berpikir bahwa memang kita kalah dibandingkan mereka, mereka memang lebih hebat dari kita. Perhatikan baik-baik: SELAMA KITA PERCAYA bahwa kita kalah hebat dibandingkan mereka, maka kita cenderung puas melakukan sesuatu yang tidak sehebat mereka, yang biasa-biasa, yang rata-rata – kenapa? Karena setau kita, memang kita orang rata-rata, jadi wajarlah kalau prestasi kita rata-rata.

Tapi berbeda kalau kita percaya bahwa kita spesial, kita pandai, dan kita lebih dari rata-rata. Akibatnya dia tidak akan terima kalau prestasinya biasa-biasa saja, dia akan melakukan segala daya upaya sampai akhirnya kita sungguh-sungguh punya prestasi yang luarbiasa – semuanya itu dimulai dari cara melihat diri sendiri!!!

Taukah dan sadarkah saudara bahwa DI DALAM KRISTUS, KITA INI CIPTAAN BARU, KITA LEBIH DARI PEMENANG, KITA ORANG ISTIMEWA, KITA TIDAK SEPERTI KEBANYAKAN ORANG, KITA DIURAPI. Orang yang tidak sadar bahwa dirinya berharga, orang itu akan memperlakukan dirinya sendiri dengan murah. Tapi orang yang tau bahwa dia istimewa, dia unik, dia berharga di mata Allah, maka orang itu bisa memperlakukan dirinya dengan benar.

Mulai hari ini katakan pada diri saudara sendiri: Di dalam Yesus, aku ciptaan yang baru, aku istimewa, aku anak Raja, aku anak Allah, aku diberi kuasa untuk jadi lebih dari pemenang; Oleh karena itu, aku harus bangkit, aku harus berprestasi, aku harus lebih dari rata-rata, aku harus berhasil, aku harus masuk ranking, memang sekarang ada banyak hal yang belum bisa aku lakukan, tapi itu tidak berarti bahwa aku tidak bisa, Firman Allah berkata: I CAN DO ALL THINGS THORUGH HIM THAT STRENGTHENING ME – AKU SANGGUP MELAKUKAN SEGALA PERKARA MELALUI DIA YANG MEMBERI KEKUATAN KEPADAKU.
1. Tadinya aku tidak bisa mulai usaha tanpa uang, tapi sekarang aku percaya bersama Allah, aku pasti bisa.
2. Tadinya aku pikir tidak mungkin membayar hutang, tapi sekarang aku percaya, hutang pasti lunas terbayar asal Allah besertaku dalam memulai usaha.
3. Tadinya aku sudah hopeless dan tidak punya pengharapan, tapi sekarang aku punya semangat yang baru, aku punya roh yang menyala-nyala, aku bisa rangking di sekolah,
4. rumah tanggaku bisa dipulihkan,
5. aku bisa dipakai Tuhan untuk menyelamatkan jiwa,
6. aku bisa memimpin kelompok sel, aku bisa menggembalakan kelompok selku dengan baik, aku bisa jadi bapa rohani dengan baik,
7. aku bisa berdoa 1 jam tiap hari, aku bisa baca Alkitab 3 pasal tiap hari, dan nama Tuhan dipermuliakan.

- Orang yang tidak sadar bahwa TUBUHNYA ADALAH BAIT ROH KUDUS yang sangat bernilai dan punya potensi yang luarbiasa, akan memperlakukan tubuhnya dengan cara murahan: minum-minuman keras, alkohol, narkoba, rokok, makan makanan yang sembarangan, dirusak dengan tatto yang nggak karu-karuan. Sebagian anak muda dengan mudahnya memberikan diri kepada pacarnya untuk berhubungan seks di luar nikah. Penyebabnya sederhana: Karena kita belum sungguh-sungguh sadar nilai tubuh yang Tuhan berikan kepada kita ini, kita memperlakukannya dengan cara yang murahan.

Berbeda dengan orang yang sadar bahwa tubuhnya ini pemberian Tuhan, tubuhnya bisa dipakai untuk melayani Tuhan, tubuhnya ini adalah Bait Allah di mana Roh Kudus tinggal, tubuhnya ini diberi potensi yang sangat luarbiasa yang harusnya dipakai untuk melakukan perkara-perkara besar yang mempermuliakan Allah.

Kalau kita sadar nilai tubuh kita di hadapan Allah, maka:
1. Sebagai anak muda, kita pasti akan menjaga kesucian dan kekudusan tubuh kita dan masuk dalam kekudusan pernikahan sesudah kita menerima berkat pernikahan.
2. Kita akan jauhkan rokok, narkoba, dan miras.
3. Kita akan menjaga diri kita dari makanan-makanan yang tidak sehat.
4. Kita akan mengusahakan waktu istirahat yang cukup buat tubuh kita.
5. Kita akan pakai tangan kita untuk kerja buat Tuhan, melayani Tuhan.
6. Kita akan pakai mulut kita untuk puji namaNya, menari, menyembah dan mengagungkan Dia.
7. Kita akan pakai kaki kita untuk berjalan cari jiwa dan upah kita besar di Surga. (Ini LAGU SEKOLAH MINGGU yang dulu sering kita nyanyikan, tapi sekarang sudah lupa melakukan)

 Dengan kata lain Daud bisa melihat SITUASI DI LUAR DENGAN BENAR + Daud bisa melihat DIRINYA SENDIRI DENGAN BENAR. Tahukah saudara kalau saja kita bisa merubah cara kita melihat segala sesuatu, maka hidup kita akan berubah secara drastis:

- Situasi: Sekarang saudara tidak punya uang, tidak ada pengalaman, tidak ada orang yang mau menerima anda bekerja, dan hutang anda banyak.
Pilihan:
1. Menyerah karena keadaan sulit  akibatnya seumur hidup anda akan menjadi orang yang tidak berdaya dan tidak punya pengharapan.
2. Kita melihat keadaan kita ini sebagai sebuah KESEMPATAN untuk membangkitkan potensi yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Anak orang kaya seringkali sukar untuk mengeluarkan potensi yang Tuhan berikan dalam hidupnya karena sudah enak, akibatnya jadi malas bekerja, malas berpikir, malas berusaha, akibatnya ada banyak anak orang kaya yang hidupnya berakhir sebagai orang miskin. Tapi justru karena kita tidak punya apa-apa, kita harus sadar ini kesempatan kita, kita tidak boleh berpangku tangan, kita harus bangkit, kita harus kreatif, kita harus rajin, kita harus berusaha sungguh-sungguh, kita harus berubah, kita harus taat pada prinsip Firman Tuhan tentang keuangan Alkitabiah bagaimana hidup diberkati Tuhan, kita setia mengembalikan persepuluhan, kita dengan segenap hati mempersembahan yang terbaik bagi Tuhan.

Orang yang punya cara pandang seperti ini, saya percaya pasti hidupnya akan berubah, step demi step dia akan mulai bisa menggerakan roda kehidupannya. Kemenangan kecil demi kemenangan kecil dikumpulkannya. Semakin lama semakin besar seperti bola salju yang menggelinding semakin dahsyat. Dan akhirnya keberhasilan dan kemenangan Tuhan limpahkan dalam hidupnya.

Ingat hidup saudara sekarang ditentukan cara anda melihat. Tentukan pilihan cara padang yang bagaimana yang anda miliki SEKARANG JUGA!

- Situasi: Bisnis sepi, order turun, biaya membengkak.
Pilihan:
1. Bersungut-sungut dan menggerutu, menyalahkan Tuhan, menyalahkan orang lain, dan kehilangan sukacita.
2. Justru sedang sepi, kesempatan saya untuk belajar lebih banyak, kesempatan untuk evaluasi mana yang perlu saya perbaiki, kesempatan untuk melatih para pegawai supaya lebih baik lagi, kesempatan untuk menggali kreatifitas (karena biasanya ide muncul saat sedang kepepet), kesempatan untuk berpikir bagaimana menggali sumber penghasilan baru dari bisnis yang sudah ada yang tadinya tidak terpikirkan. Akibatnya kita tidak akan kehilangan sukacita, bahkan kita dapat kreatifitas, sehingga melalui ide yang baru itu kita bisa mendapatkan aliran penghasilan yang baru, bahkan ketika keadaan membaik, maka penghasilan kita akan berlipat kali ganda.

Tentukan pilihan anda sekarang: Bagaimana anda melihat situasi bisnis yang anda alami saat ini!

- Situasi: Perselisihan keluagamu semakin tajam dan semakin tidak karu-karuan. Segala daya upaya bukannya membuahkan hasil, malah seringkali menambah situasi menjadi semakin gawat.

Pilihan:
1. Kita stress dan frustasi, kemudian kita ledakkan amarah kita sekalian  keluarga kita akan hancur, pernikahan kita berakhir, hubungan orang tua dan anak berantakan.
2. Kita lari pada Tuhan, kita minta pertolongan Tuhan, kita mendekatkan diri pada Tuhan. Kita percaya bahwa selama kita berdoa, mujizat pasti terjadi. Kita sungguh-sungguh melayani Tuhan, kita pegang janji Firman Tuhan, kita taat pada prinsip Firman Allah mengenai keluarga. Maka sesuai iman kita, Tuhan akan bekerja, dan keluarga kita akan dipulihkan.

- Situasi: Kita bingung dengan tujuan hidup kita, kita tidak tau apa yang harus kita lakukan, kita merasa hidup kita tidak berati dan hampa.
Pilihan:
1. Kita akan sibuk dengan kepentingan diri kita sendiri, segala sesuatu yang kita lakukan adalah untuk kita sendiri. Kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan kemudian berhasil, maka keberhasilan itu untuk diri kita sendiri. Kita membangun pernikahan dan mempunyai suami / istri, tapi kita maunya mereka jadi pasangan yang bisa membahagiakan diri kita sendiri, bukannya kita yang membahagiakan dia. Kita berteman dengan orang yang bisa bermanfaat bagi diri kita sendiri. Kalau kita jadi orang Kristen dan pergi ke gereja, tujuan kita juga supaya kita mendapat berkat bagi diri kita sendiri, ketenangan dan kedamaian bagi diri kita sendiri, tidak ada lagi hati untuk membalas cinta kasih Allah, melayani, memberi, memberitakan Injil, dan berkorban bagi orang lain. Pokok segala sesuatunya adalah AKU, AKU dan AKU. Akibatnya kita akan berakhir dengan sangat menyedihkan. Kalaupun kita sukses dalam keuangan, maka kesuksesan itu menjadi sedemikian kering dan tidak ada artinya sama sekalin. Hubungan kita dengan suami / istri kita akan menjadi hampa karena keegoisan kita, anak-anak akan menjauh diri dari kita dan tidak merasa memiliki orang tua yang baik, teman-teman kita bukan sahabat yang sejati, mereka juga akan ada bersama dengan kita selagi mereka butuh saja.

2. Kita percaya dengan Firman Allah bahwa hidup kita berarti hanya di dalam Tuhan, kita menemukan tujuan hidup kita hanya di dalam Tuhan. Kalau kita sadar tujuan hidup yang benar ini, maka hidup kita akan berubah. Dalam pekerjaan, kita akan bekerja sungguh-sungguh, tapi tidak lagi untuk diri kita sendiri, melainkan untuk Tuhan, kita harus berhasil supaya ada kesaksian yang muncul dari hidup kita bahwa orang Kristen hidupnya diberkati Tuhan, hidup kita juga jadi berkat untuk orang yang membutuhkan, keberhasilan kita jadi berkat untuk mendukung pekerjaan Tuhan, pembangunan gereja, dst. Dalam kelaurga, kita tidak menuntut pasangan kita menjadi pasangan yang baik untuk kita, tapi kita menuntut diri kita sendiri jadi pasangan yang baik bagi dia, orang tua yang baik bagi anak-anak kita, maka kita akan menemukan pasangan kita bahagia, anak-anak kita bahagia, keluarga kita bahagia, dan kitapun menemukan kebahagiaan dalam kebahagiaan orang lain. Di gereja, kita tidak lagi pasif, kita mau terlibat, kita mau membalas cinta kasih Tuhan, kita mau melayani Tuhan, kita mau berkorban bagi Tuhan, kita mau memberitakan Injil, kita mau bawa teman-teman kita mengenal Yesus dan datang ke gereja, maka upah kita besar di Surga dan nama Tuhan dipermuliakan.

 Rubah cara anda melihat, maka hidupmu akan berubah. Orang lain melihat keadaan yang sama sebagai sebuah kelemahan, tapi kalau anda punya kacamatanya Tuhan, maka keadaan itu anda bisa lihat sebagai keuntungan. Orang lain bisa melihat sebuah pekerjan sebagai sesuatu yang tidak ada apa-apanya, tapi dengan kacamata Allah, anda bisa melihat pekerjaan yang sama dipoles dengan the spirit of excellence bisa berubah menjadi mesin uang yang luarbiasa. Orang lain bisa melihat bencana sebagai sesuatu yang sangat mengerikan, tapi anda bisa melihat bencana sebagai suatu kesempatan untuk menjawab kebutuhan sehingga akhirnya anda diberkati Tuhan luarbiasa.

 Illustrasi: Coba perhatikan baik-baik setiap benda berwana kuning yang ada dalam ruangan ini dan ingat baik-baik! Sekarang tutup mata (jangan ada yang mengintip!). Coba beritahu saya benda apa saja yang berwana hijau dalam ruangan ini! Kebanyakan orang akan mengalami kesulitan untuk menjawab pertanyaan ini. Kenapa?

Otak manusia akan bekerja sesuai dengan program yang digunakan oleh pemiliknya. Kalau kita menggunakan program yang cenderung melihat masalah, kekurangan, kelemahan, dan hal-hal negatif, maka segala sesuatu yang kita lihat, dalam situasi dan kondisi apapun kita, yang muncul juga adalah masalah, kekurangan, kelemahan, dan hal-hal negatif (warna kuning). Tapi perhatikan baik-baik, sekalipun yang kita lihat adalah warna kuning, bukan berarti tidak ada warna hijau di ruangan ini. Demikian juga sekalipun sekarang yang kita lihat adalah masalah, kekurangan, kelemahan, dan hal-hal negatif, bukan berarti tidak ada solusi, jalan keluar, keuntungan, kekuatan, dan hal-hal yang positif.

Satu-satunya alasan kita tidak bisa melihat adalah program yang kita gunakan salah. Alkitab berkata: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu! Apapun juga yang kita programkan pada komputer otak kita ini, jawaban-jawaban itulah yang akan muncul. Mulai sekarang ubah program komputer otak saudara, jangan melihat yang negatif, mulai lihat yang positif, mulai lihat ada kesempatan dalam setiap kesempitan, ada kekuatan dalam setiap kelemangan, ada keuntungan dalam setiap situasi yang tidak menguntungkan, dst. Kalau anda membiasakan diri saudara dengan keadaan seperti ini, maka anda akan menjadi solusi maker bukan problem maker, orang positif bukan negatif, manusia unggul bukan pecundang dan nama Tuhan akan dipermuliakan.

 Kesaksian: China adalah sebuah negara yang punya kepadatan penduduk terbesar di dunia. Tadinya orang berpikir bahwa ini adalah beban yang besar sehingga waktu itu China menjadi negara yang sangat miskin dan melarat di dunia ini. Akan tetapi ketika mereka merubah cara pandang mereka: rakyat yang banyak bukanlah beban, tapi aset yang kalau digali potensinya, maka bisa menghasilkan kemakmuran yang luarbiasa. Jadi mereka bangun jiwa wirausaha penduduknya, mereka kirim anak-anak muda untuk belajar ilmu di negara-negara barat, mereka mulai membangun pendidikan. Akibatnya industri kecil dan rumah tangga mulai bangkit. Kalau jepang punya perusahaan-perusahaan besar dan seluruh rakyatnya bekerja di sana (dampaknya: Kalau perusahaannya kolaps, maka seluruh negara akan menderita), China punya industri-industri kecil yang menjamur di mana-mana. Dan lihat kelemahan diubah menjadi kelebihan, cost center berubah menjadi profit center, beban diubah menjadi keuntungan. Sekarang mereka menjadi negara dengan tingkat kecepatan pertumbuhan nomer satu di dunia.

 Kesaksian: India adalah sebuah negara yang punya penduduk terbanyak nomer 2 di dunia. Tadinya mereka juga mengalami kesukaran dan kemiskinan yang luarbiasa. Jumlah rakyat mereka banyak dan ini menjadi beban yang luarbiasa besar bagi mereka. Tapi lihat sekarang India menjadi negara yang sangat diperhitungkan oleh dunia. Mereka membangun PERUSAHAN-PERUSAHAAN JASA OUTSOURCING / alih daya. Mereka membangun SDM yang unggul dalam bidang komputer dan teknologi, sehingga mereka punya banyak sekali SDM, tapi hanya sedikit lapangan pekerjaan yang tersedia. Jadi mereka dengan kreatif menawarkan jasa kepada perusahaan-perusahaan di barat untuk mengurus semua data yang ada di sana dan pengelolaan data-datanya, kepengurusan surat dan e-mail, tenaga penelitian untuk proyek-proyek baru perusahaan. Padahal di Amerika, tenaga kerja sangat mahal, di India murah. Akibatnya perusahaan di barat, mulai mengalihkan pekerjaan database, e-mail, penelitian, dst ke India karena mereka bisa mendapatkan hasil yang sama dengan biaya yang jauh lebih murah sehingga mempunyai keunggulan bersaing yang sangat tinggi. Akibatnya SDM unggul dalam bidang teknologi dan komputer yang tadinya menganggur, sekarang mereka mendapatkan perkerjaan bahkan dengan gaji yang sangat menarik untuk ukuran India. Perusahaan outsourcing teknologi mulai menjamur untuk melayani kebutuhan perusahaan-perusahaan barat. Ternyata 1 perusahaan tumbuh, itu memberi dampak 6-7 kali lipat. Perusahaan jasa outsourcing teknologi dan komputer itu berfokus di keahilannya dalam bidang teknologi saja, tapi mereka mengalami kerepotan yang besar untuk mengurus masalah kebersihan, keamanan, dst. Jadi muncullah jenis usaha outsourcing baru di bidang cleaning service, security, trasportasi, business center, dst.

Akibatnya lapangan pekerjaan yang tadinya sedikit berubah menjadi sangat berlimpah. Beban penduduk yang besar, berubah menjadi penduduk yang menghasilkan dalam jumlah yang besar. Dan Kemiskinan berubah menjadi kemakmuran.




 Saya percaya Kota Jogja ini keadaannya tidak jauh berbeda dengan China dan India di masa lalu. Jumlah penduduk DIY jauh lebih banyak dibandingkan dengna kota manapun di Jawa Tengah, akan tetapi hanya sedikit lapangan pekerjaan yang tersedia. Akibatnya banyak pengangguran, banyak mahasiswa yang lulus di Jogja harus pergi ke luar Jogja untuk mencari pekerjaan. Secara manusia, ini adalah suatu keadaan yang tidak menguntungkan, beban yang sangat besar, dan berakibat pada tingkat kemakmuran Jogja yang sangat rendah.

Hari ini saya menantang orang-orang dan mahasiswa Jogja. Kalau China bisa, kalau India bisa, saya percaya Jogja juga bisa. Keadaan kita tidak berbeda dengan mereka, Cuma cara pandang kita yang perlu diubah. Adakah orang yang berani menerima tantangan saya untuk mengubah pandangan saudara tentang Jogja. Ini kota yang penuh dengan potensi. Ini waktunya membangkitkan membangun jiwa wirausaha kita masing-masing. Ini waktunya membangun SDM yang kuat di bidang teknologi dan komputer (itu sebabnya Pelita Nusantara didirikan dengan kelebihan-kelebihan yang luarbiasa). Saya percaya Jogja ini bisa menjadi seperti India. Kita bisa menawarkan hal yang serupa ke Jakarta, Singapore, Australia, atau negara-negara barat yang lain. Kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Beban bisa dirubah menjadi berkat. Kekurangan bisa berubah menjadi kelemahan. Kalau ada orang yang bisa menangkap visi yang saya bagikan hari ini, kalau ada orang yang mau merubah cara pandangnya hari ini, maka hidupnya pasti berubah, Jogja pasti berubah, dan nama Tuhan pasti dipermuliakan.

Dalam hidup anda, anda melihat kelemahan anda atau kekuatan Allah yang nyata dalam kelemahan anda, anda melihat kekurangan dan kemiskinan anda saja atau anda bisa melihat kekayaan dan kelimpahan Allah dalam kekurangan anda?! Kalau saudara mengikut Yesus dengan segenap hati, saya percaya ada kuasa Allah yang menyertai kita, ada pengurapan Allah yang akan memampukan kita, kita sanggup melakukan segala perkara melalui Dia yang memberi kekuatan kepada kita. Hari ini miliki cara pandang yang berbeda, maka hidupmu akan berubah, kualitas hidupmu akan meningkat.

Penutup:

Belajar dari Daud, sekalipun seringkali kita menghadapi pertempuran yang tidak seimbang dalam hidup kita, kalau kita berjalan bersama Allah, kita bisa muncul menjadi pemenangnya.
Komentar dan masukkan anda sangat saya harapkan. Leave comment please for my post.. Thx a lot

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari Blog ini


TRANSLATE TO ENGLISH

2 comments:

Elos Marsudi said...

woo jadi ini projcet religi mu
hahaha

ikut2an keluarin album religi
wkwkwkwkw

apik2
tp berat2 nie
ahahaha

Yafet Daniel Kristian said...

yep begitulah...
tapi memang isinya benar-benar ulasan khotbah..
Jadi cukup berat :)

Tapi aku hanya menulis ulang saja..
hahahahahahaha