Monday, September 8, 2008

Tolong, Saya Mau Bertumbuh! 3

Ps. Jonathan Setiawan
Rahasia Mengalami Pertumbuhan Rohani



Kita harus bisa memilih dan berkomitmen dalam sebuah gereja lokal yang baik.
Kita harus bisa menjadi murid yang baik.
Ikuti acara-acara khusus dari gereja lokal anda yang membantu pertumbuhan rohani anda.

Kita harus terlibat dalam pelayanan.

a. Satu prinsip yang harus anda mengerti tentang pelayanan adalah PELAYANAN SANGAT BERPENGARUH TERHADAP PERTUMBUHAN ROHANI. Itu sebabnya kalau kita terlibat dalam pelayanan, maka pertumbuhan rohani kita pasti lebih baik daripada kalau kita pasif. Mengapa?

Pelayanan mengembangkan hati sebagai hamba dalam hidup kita.
Baca Luk 22:24-27
24 Terjadilah juga pertengkaran di antara murid-murid Yesus, siapakah yang dapat dianggap terbesar di antara mereka. 25 Yesus berkata kepada mereka: "Raja-raja bangsa-bangsa memerintah rakyat mereka dan orang-orang yang menjalankan kuasa atas mereka disebut pelindung-pelindung. 26 Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan. 27 Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan.

Dalam perikop ini, Yesus sedang mengajarkan kepada murid-muridNya tentang rahasia bagaimana Dia bisa menjadi pribadi yang terbesar dalam Kerajaan Allah. Ternyata menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Allah sama sekali berbeda dengan menjadi yang terbesar dalam kerajaan dunia. Di dunia, yang terbesar adalah orang yang dilayani; Tapi dalam Kerajaan Allah, yang terbesar adalah orang yang melayani. Itulah yang dilakukan oleh Tuhan Yesus. Dia yang adalah Allah, mengambil rupa sebagai hamba, merendahkan dan mengosongkan dirinya, menjadi manusia untuk mengorbankan nyawanya dan segala sesuatu yang Dia miliki, supaya yang seharusnya kita binasa, tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal; yang seharusnya miskin, tidak lagi miskin, tapi diperkaya oleh kemiskinanNya; yang seharusnya sakit, beroleh kesembuhan melalui bilur-bilurnya di kayu salib.

Hanya melalui keterlibatan dalam pelayanan, maka kita bisa memiliki hati sebagai hamba. Itu sebabnya dalam gereja kita, orang-orang yang mempunyai jabatan pelayanan adalah orang-orang yang menunjukkan kualitas hati hambanya dengan sungguh-sungguh: pengorbanannya, kesungguhannya, dedikasinya, komitmennya, konsistensinya, dst. Hanya dengan cara seperti ini, maka Tuhan akan mengangkat kita menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Allah.

Ingat baik-baik bahwa anda bisa saja menjadi yang terbesar di dunia ini, akan tetapi menjadi yang terkecil dalam Kerajaan Allah; anda bisa menjadi orang terkaya di dunia, tapi orang termiskin di Surga; dst. Semua itu tergantung dari anda sendiri, apakah anda melayani Tuhan dengan kehidupan, hati, perasaan, waktu, uang, tenaga, pikiran, dst atau tidak. Oleh karena itu, jangan sia-siakan kesempatan yang Allah berikan selama hidup kita di dunia ini. Tunjukkan hati sebagai hamba anda, tunjukkan pengabdian, kerendahan hati, pengorbanan, dan kesetiaan anda. Maka suatu saat nanti Allah akan mengangkat anda masuk dalam daftar orang-orang yang terbesar dalam Kerajaan Allah.

Pengurapan Allah bertumbuh sejalan dengan pelayanan.
Allah tidak pernah memberikan pengurapanNya untuk disia-siakan. Kalau Allah mengurapi seseorang, Allah ingin memastikan bahwa urapan tersebut sungguh-sungguh dipakai untuk melayani dan membesarkan Kerajaan Allah. Oleh karena itu, hanya orang yang mempunyai kerinduan untuk melayani yang mempunyai peluang untuk mendapatkan pengurapan Allah. Semakin besar kita membuka diri kita untuk melayani, semakin besar pula pengurapan yang akan Allah berikan dalam hidup kita. Semakin banyak jiwa-jiwa yang ingin kita selamatkan, semakin besar pula peluang kita untuk mendapatkan pengurapan Allah yang dalam hidup kita. Semakin besar kerinduan kita untuk menjadi berkat, maka semakin besar pula kesempatan kita untuk menerima pengurapan Allah dalam hidup kita.

Ingat baik-baik bahwa kapasitas pelayanan kita menentukan kapasitan pengurapan yang bisa kita terima. Sekalipun Tuhan rindu untuk mencurahkan pengurapan yang lebih besar dalam hidup kita, tapi kita hanya bisa menerima pengurapan itu sebesar kapasitas yang kita miliki. Oleh karena itu, bertumbuhlah dalam pelayanan, maka anda juga akan bertumbuh dalam pengurapan Allah.

Kita bisa berbuah banyak.
Yohanes 15:8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.

Alkitab mengajarkan bahwa sesungguhnya kita layak disebut murid Kristus (orang Kristen), hanya kalau kita berbuah banyak, karena dengan cara seperti itulah kita mempermuliakan Bapa di Surga.

Masih ingat dengan perumpamaan hamba yang dipercaya 1, 2, dan 5 talenta. Yang mana yang disebut hamba yang baik dan setia? Hamba dengan 2 dan 5 talenta. Mengapa? Merekalah yang bisa berbuah banyak! 2 talenta menjadi 2 talenta dan 5 talenta menjadi 10 talenta. Sedangkan hamba yang dipercaya 1 talenta mengubur talenta tersebut, tidak melakukan apa-apa, pasif, tidak mau bekerja, sehingga talentanya tidak berbuah, tapi mandul tetap 1 talenta. Hamba ini disebut sebagai hamba yang malas dan jahat.

Suatu saat nanti setiap orang Kristen akan memepertanggungjawabkan segala talenta yang sudah Tuhan percayakan: waktu, tenaga, uang, pikiran, perasaan, dst. Pertanyaannya: Apakah kita ditemukan sebagai hamba yang mengubur talenta itu dan menikmatinya untuk diri sendiri seperti hamba dengan 1 talenta? Atau kita mau jadi hamba dengan 2 dan 5 talenta, yang sungguh-sungguh mengerjakan talenta tersebut, melayani Tuhan, dan menghasilkan buah-buah yang banyak bagi Kerajaan Allah? Saya berdoa suatu saat nanti ketika anda mempertanggungjawabkan hidup anda, maka Tuhan akan menyebut anda sebagai hamba yang baik dan setia!

Kita bisa membalas cinta kasih Tuhan yang begitu besar dalam hidup kita.
Kepada orang tua saja, kita harus berbakti dan membalas semua pengorbanan dan kebaikan mereka dalam hidup kita. Terlebih lagi kepada Tuhan Yesus yang sudah mengorbankan segala-galanya, bahkan nyawanya sendiri, bagi kita. Kita harus jadi orang yang tau budi baik dan tau berterima kasih. Untuk Tuhan kita yang sudah memberikan segala-galanya dalam hidup kita, hanya pelayanan yang terbaik saja yang pantas kita persembahkan kepada Tuhan, hanya segenap hidup kita saja, yang layak kita berikan di altarnya.

Oleh karena itu, saya ingin ajak anda untuk sungguh-sungguh terlibat dalam pelayanan dan memberikan yang terbaik bagi Tuhan.

b. Di mana saya bisa melayani Tuhan?
Di dalam Ibadah: usher, kolektan, pendoa, pengurus ibadah (koordinator lapangan dan ketua seksi), supervisor ibadah, pemain musik, singer, WL, tambourine, dancer, banner, dst.
Hanya 15% jemaat yang hadir saja yang bisa terlibat pelayanan dalam ibadah ini karena tidak mungkin semua orang menjadi Worship leader, singer, pemain musik, dst. Akan tetapi kita harus sadar bahwa masih ada banyak pelayanan lain yang bisa kita perbuat bagi Tuhan.

Di dalam Kelompok sel: Staf Gembala, Supervisor, PKS, pemimpin doa, pemimpin pujian, pemimpin sharing, pemimpin ice breaker, dst.

Di luar Ibadah: menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang, konsolidator, konselor, panitia Encounter, panitia ESBC, guru SPK, penyiar radio, perijinan, pendanaan, pembangunan, publikasi, dst.

Anda bisa melayani Tuhan dengan keahlian, pengalaman, pengetahuan, kenalan, jabatan, posisi, bisnis, karunia, dan semua talenta yang Tuhan percayakan kepada anda.

Coba pikirkan baik-baik dari segala sesuatu yang ada dalam hidup anda, apa yang bisa anda pakai dan bagaimana anda memakainya untuk melayani Tuhan. Saya percaya Tuhan akan memberikan ide-ide untuk pelayanan, bahkan yang belum pernah dikerjakan maupun belum pernah dipikirkan sebelumnya.

Anda bisa sms di SMS PENGGEMBALAAN kepada saya untuk menceritakan ide-ide yang bisa anda lakukan untuk melayani Tuhan. Mari kita persembahan semua talenta yang kita miliki untuk melayani Tuhan.

c. Kita butuh pelatihan supaya bisa melayani. Oleh karena itu, gereja kita mengadakan berbagai macam program training sehingga kita bisa diperlengkapi untuk melayani Tuhan secara efektif dan efesien. Semua pelatihan ini ada dilakukan oleh satu departemen khusus, yang bernama ITC (IMPACT TRAINING CENTER).

Training apa saja yang ada dalam gereja kita (yang sudah ada dan yang sedang dalam proses):

Training Penginjilan: Training ini akan mempertajam kemampuan kita dalam memberitakan Injil dan memenangkan jiwa sehingga ketika kita berhadapan dengan orang yang belum percaya, kita tau apa yang harus kita lakukan, kita bisa melayani mereka dengan baik, dan jiwa-jiwa yang terhilang itu bisa diselamatkan.
Training Konsolidator: Training ini akan memperlengkapi bagaimana memfollow up jiwa-jiwa baru dalam gereja sehingga langkah pertama mereka ini tidak digoyahkan Iblis lagi dan mereka sungguh-sungguh bisa bergabung dalam keluarga rohani / gereja lokal.
Training Konselor: Training ini akan melatih kita untuk bisa mengkoseling orang lain apakah itu orang Kristen atau bukan. Ada banyak orang Kristen datang kepada pendeta untuk konseling tapi hanya disuruh berdoa saja. Tapi dalam pelatihan ini, kita akan diperlengkapi untuk bisa sungguh-sungguh menyelesaikan sampai akar permasalahan yang dihadapi orang yang kita konselingi itu sehingga ketika kita mengkoseling seseorang, kita tau persis apa yang harus kita lakukan.
Training Usher dan Kolektan.
Training Pengurus Ibadah.
Training PKS melalui SPK (Sekolah Pekerja Kristus) dan PRP (Pertemuan Raya Pemimpin).
Training Musik dan Pujian: WL, singer, pemain musik, tambourine, banner, dancer, dst (melalui PMC – Pelita Music Center).
Training Pembicara: Pengkhotbah Mimbar, guru SOM, pembicara dan penyiar radio, dst.
Training Panitia Retreat Encounter dan ESBC.
Dst


Kita harus bisa membangun DISIPLIN ROHANI secara pribadi.

d. Setiap pertumbuhan dihasilkan dari disiplin. Sebagai pemain musik, maka pertumbuhan skill musik akan kita dihasilkan dari disiplin berlatih musik. Sebagai seorang dokter, maka pertumbuhan kemampuan medis kita dihasilkan dari disiplin belajar ilmu medis. Sebagai seorang atlet bulu tangkis, maka pertumbuhan skill kita dihasilkan dari disiplin berlatih bulu tangkis. Demikian juga sebagai orang Kristen, maka pertumbuhan kehidupan rohani kita sangat dipengaruhi oleh disiplin rohani yang kita lakukan.

e. Tanpa disiplin rohani yang konsisten, maka kehidupan rohani kita pada akhirnya akan mengalami kekeringan dan mati. Sekalipun kita ada di gereja yang terbaik di dunia, mengikuti acara-acara kebangunan rohani yang luarbiasa, dan bahkan terlibat dalam berbagai pelayanan, akan tetapi tanpa disiplin rohani yang konsisten, pada akhirnya kita akan menemukan diri kita sendiri mengalami stagnasi dalam kehidupan rohani kita.

f. Baca 1 Korintus 9:25-27 !!!

25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. 26 Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. 27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

g. 5 Disiplin Rohani:

Doa.
Saat kita berdoa, itulah saatnya kita sedang bersekutu intim dengan Roh Allah. Alkitab mencatat bahwa saat manusia diciptakan, Allah menghembuskan nafas kehidupan, dan seketika itu manusia hidup. Oleh karena itu, kita harus sadara bahwa Allahlah sumber kehidupan kita. Hanya melalui persekutuan yang intim dengan Allah, maka roh kita akan mendapatkan kehidupan. Hanya ketika kita bergaul karib dengan Roh Allah, maka kehidupan rohani kita akan mengalami pertumbuhan rohani yang berarti.

Itu sebabnya orang Kristen yang jarang berdoa, sukar mengalami pertumbuhan rohani yang nyata. Sekalipun mereka mengikuti berbagai KKR yang dilayani hamba-hamba Tuhan yang luarbiasa, mereka hanya akan bersemangat sebentar saja, tapi setelah itu mereka akan merasa kering kembali dalam kehidupan rohani mereka. Jadi saya dorong anda untuk membangun disiplin doa 1 jam tiap hari. Bagi anda yang punya kerinduan yang besar untuk mengalami pertumbuhan rohani yang pesat, saya dorong anda untuk berdoa 3 jam tiap hari, bahkan kalau bisa anda belajar untuk tinggal dalam hadirat Tuhan senantiasa.

Luk 21:36a Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan….


Puasa.

Mat 17:19-21
19 Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?" 20 Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. 21 (Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.)"

Yesus mendapatkan kuasa untuk mengusir Setan, menyembuhkan berbagai macam penyakit, dan memberitakan Injil setelah Ia berpuasa selama 40 hari dan dipenuhi oleh Roh Kudus. Sedangkan murid-murid Yesus yang belum menjalani kehidupan puasa yang konsisten, kuat, dan mendalam, tidak bisa melakukan yang dilakukan oleh Yesus.

Dalam dunia roh, ada level-level tertentu yang hanya bisa kita dapatkan melalui doa puasa. Itu sebabnya kalau anda rindu mengalami pertumbuhan rohani yang pesat dan mencapai kedalaman-kedalaman yang luarbiasa dalam dunia roh, anda tidak bisa luput dari yang namanya puasa. Hanya ketika anda menjalani puasa yang konsisten, kuat, dan mendalam, maka anda akan dibawa Tuhan untuk mengalami pengalaman-pengalaman rohani yang tidak dialami oleh orang lain.

Oleh karena itu, saya tantang anda untuk mulai disiplin puasa. Di gereja kita, biasanya pada awal tahun, sekitar bulan Januari – Febuari, kita melakukan puasa 40 hari. Dan sesudah itu, pelayan Tuhan di tempat ini puasa 1 minggu 1x. Ditambah kalau kita mempunyai acara-acara khusus, proyek-proyek khusus, atau doa-doa khusus, maka kita akan mengumumkan puasa raya sesuai dengan pimpinan Roh Kudus. Panjangnya puasa bisa kita lakukan selama 1 hari, 3 hari, 7 hari, 21 hari, 40 hari, dst. Berdoalah dan minta tuntunan Roh Kudus untuk menunjukkan kepada anda bagaimana Roh Kudus ingin anda membangun disiplin puasa anda dan alami terobosan rohani yang luarbiasa.


Firman Allah.
Doa dan puasa berfungsi untuk menguatkan roh kita sehingga kita peka terhadap perkara-perkara roh. Ketika roh kita terbuka, saat itulah saat yang paling baik bagi kita untuk mengisi roh kita dengan benih Firman Allah. Ketika benih itu ditaburkan, maka benih itu akan jatuh di tanah yang subur (itulah tanah hati dan roh kita yang sudah siap).

Ketika itu terjadi, maka tiba-tiba kita mendapatkan berbagai macam pewahyuan dan pembukaan-pembukaan Firman Allah yang luarbiasa. Dengan mudah kita akan mendapatkan rhema, dan saat itu terobosan-terobosan roh yang baru akan kita alami dan pertumbuhan yang dahsyat akan terjadi dalam kehidupan rohani kita. Bahkan mujizat-mujizat yang tadinya jarang terjadi akan menjadi bagian pengalaman hidup kita sehari-hari. Itulah kehidupan Kristen yang kuat dalam doa, puasa, dan Firman.


Pelayanan.
Bagian ini sudah kita bahas sebelumnya. Akan tetapi satu hal yang saya ingin tekankan kepada anda adalah bahwa pelayanan yang benar akan membawa pertumbuhan rohani yang pesat dalam hidup kita. Bahkan pelayanan yang sesuai dengan karunia-karunia rohani yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing, itu akan membawa kita masuk pada kedalaman-kedalaman rohani yang hanya bisa kita peroleh ketika kita terlibat secara aktif dalam pelayanan.

Saya akan membuat sebuah seri pengajaran tentang karunia-karunia rohani supaya anda semua bisa bertumbuh dalam pelayanan sesuai dengan panggilan dan karunia yang Tuhan berikan kepada anda. Itu sebabnya saya dorong anda untuk sungguh-sungguh terlibat dalam pelayanan.


Keuangan.

Mat 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Yesus sendiri yang mengatakan pernyataan ini: Di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Kenapa orang tua senantiasa rindu untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya: pendidikan yang terbaik, pakaian yang terbaik, makanan yang terbaik, fasilitas yang terbaik, dst ? Jawabannya sederhana: Karena kita sungguh-sungguh mengasihi anak kita. Persis seperti perkataan Yesus: Di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Orang tua yang berkata bahwa mereka sangat mengasihi anak-anaknya, tapi tidak mengusahakan yang terbaik bagi anak-anaknya, mungkin kasihnya kepada anak-anaknya tidak sebesar dibandingkan kasihnya pada dirinya sendiri atau yang lain. Bisa jadi dia lebih mengasihi bisnisnya, hobbinya, uangnya, kesibukannya, dst lebih daripada anaknya sendiri.


Amsal 27:5 Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.

Kasih yang nyata adalah kasih yang dimanifestasikan. Kalau kita berkata bahwa kita mengasihi anak kita, pasti ada bukti kasih yang dimanifestasikan. Itu sebabnya Tuhan menguji dan menyelidiki hati setiap orang Kristen, apakah sungguh-sungguh mengasihi Tuhan lebih dari segala-galanya, melalui prinsip persepuluhan. Tuhan memelihara dan memberikan segala berkat yang ada dalam hidup kita, kemudian Tuhan memerintahkan kepada kita untuk mengembalikan 10% dari semua berkat yang Dia berikan kepada kita. Itulah ujian hati kita masing-masing, apakah kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan lebih daripada yang lain, atau jangan-jangan kita mengasihi berkat Tuhan itu lebih daripada Tuhan sendiri.

Tidak ada orang yang hatinya berada pada Tuhan, yang hartanya tidak berada pada Tuhan. Itu sebabnya kalau kita ingin mengalami pertumbuhan rohani yang pesat dalam hidup kita, tidak ada cara yang lain sekalin daripada kita mempersembahkan segenap hati kita kepada Tuhan dengan bukti persembahan harta kita. Saat kita dengan sukacita mengembalikan persembahan persepuluhan dan bahkan memberikan taburan persembahan khusus, pada saat itulah bukti kasih kita kepada Tuhan dimanifestasikan dan kita akan mengalami pertumbuhan rohani yang luarbiasa.

Saya hampir tidak pernah melihat orang Kristen yang tidak komit dalam persepuluhan dan tetap mengalami pertumbuhan rohani yang pesat. Tidak mungkin! Mengapa? Hatinya saja tidak berada pada Tuhan, bagaimana mungkin orang itu bisa bertumbuh secara rohani dengan pesat. Itu sebabnya gereja-gereja yang tidak mengajarkan prinsip-prinsip keuangan Alkitabiah, tidak mungkin berharap melihat jemaatnya mengalami pertumbuhan rohani yang pesat.

Oleh karena itu, hari ini saya tantang anda untuk mengambil komitmen untuk disiplin rohani dalam keuangan anda. Kembalikan persembahan persepuluhan, taburkan benih persembahan khusus anda, bantu orang miskin, dukung pembangunan gereja, dukung pekerjaan penginjilan, dst. Maka anda akan melihat kehidupan rohani anda mengalami pertumbuhan rohani yang luarbiasa.

No comments: